BeritaHits.id - Belum lama ini viral di media sosial yang menceritakan sebuah bus ditahan pihak SPBU gegara kelakuan penumpang yang BAB hingga menyebabkan pom bensin kotor karena tinja.
Petugas keamanan SPBU itu pun langsung melarang bus tersebut untuk melanjutkan perjalanan hingga ketemu pelaku siapa yang BAB di dalam bus. Jika tidak ada yang ngaku, bus harus membayar denda.
Akhirnya penumpang bus memilih untuk patungan membayar denda karena tidak ada yang mau mengaku.
Kekinian, seorang perempuan memberikan penjelasan mengenai hal tersebut.
Mungkin belum banyak yang tahu jika ternyata toilet bus tidak diperuntukan untuk buang hadas besar. Lewat rekaman video yang dibagikan akun Instagram @habarbanuakalimantan_real menjelaskan alasannya.
"Kenapa sih alasannya? karena toilet di bus tidak ada tangki penampung kotoran enggak kaya di pesawat dan sebagainya yang bisa digunakan untuk pop," ujar perempuan di balik rekaman tersebut dikutip Beritahits.id pada Selasa, (14/06/2022).
Kotoran manusia yang keluar dari bus dapat mengganggu dan membahayakan penggunaan jalan lainnya. Karena saluran di dalam toiletnya langsung keluar ke jalan.
Selain itu kata dia, di setiap pintu dan di dalam toilet terdapat tulisan soal larangan Pop tersebut. Kira-kira demikian tulisannya. 'Toilet hanya untuk buang air kecil jangan lupa disiram'.
Sementara itu, sumber air yang ada di toilet bus disimpan pada tandon air yang posisinya berada di belakang toilet. Tandon yang ada pada toilet kapasitasnya lebih kurang 25 liter.
Lebih lanjut, air tandon akan diisi ketika bus sedang berhenti atau istirahat.
Berita Terkait
-
Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!
-
Kimpul Mendadak Viral, Benarkah Umbi Lokal Ini Lebih Sehat dari Nasi?
-
Viral 3 Turis Diduga IDF Diusir dari Gym, Media Israel: Bali Tak Lagi Ramah!
-
Komentar Dedi Mulyadi kepada Maba Unpad Bikin Publik Emosi: Pertanyaan Terbodoh
-
Heboh Video Viral Keretakan di Bawah Laut Pulau Komodo Efek Gempa NTT, Benarkah?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!