BeritaHits.id - Kisah pilu seorang anak perempuan berusia 3 tahun yang dimasukkan ke dalam tangki air tengah viral dan menjadi sorotan.
Melansir Daily Mail, hal memilukan itu terungkap ketika salah satu tetangga di Chalco, Negara Bagian Meksiko menelepon polisi setelah mendengar anak-anak balita ketakutan menangis minta tolong.
Dalam video yang beredar, menunjukkan momen saat petugas tiba di rumah dan turun ke halaman belakang dimana tangki setinggi lima kaki atau sekitar 1,5 meter diletakkan duduk tegak.
Rekaman itu memperlihatkan salah satu agen polisi berlari ke tangki dan melihat ke dalam.
Baca Juga: Orang Tua Tak Hadir, Siswa Ini Menangis di Hari Wisuda Dipelukan Sang Kakak
Lalu, dua agen pun secara lembut dan pelan-pelan menurunkan tangki ke tanah guna mengeluarkan si bocah malang itu.
Jaksa Agung Kehakiman Negara Bagian Meksiko melaporkan bahwa anak perempan kecil itu menangis dan meminta bantuan.
Seorang petugas pun terlihat menarik si anak yang menangis keluar.
Pedihnya lagi, anak itu mengatakan sesuatu terenyuh kepada petugas, "Orang tua saya meninggalkan saya".
Anak balita itu membawa mainan untuk menemaninya saat dia terjebak di dalam tangki.
Dia pun berjalan pergi dengan seorang petugas polisi ke gerbnag sebelum mereka membawanya pergi.
Beruntungnya, anak perempuan itu ditemukan dalam keadaan sehat dan tidak menunjukkan luka apapun.
Ibu gadis itu, Maria Lucila dan ayah tirinya, Javier, dikabarkan langsung ditahan sesaat mereka kembali ke rumah.
Para terdakwa didakwa atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga dan ditahan di penjara Chalco.
Pasutri tersebut masing-masing ditawari obligasi senilai 245 dollar atau setara Rp3,6 juta.
Mereka pun mengaku telah meninggalkan gadis itu di dalam tangki air selama 15 menit.
Entah mengapa dan tidak jelas mereka meninggalkan gadis itu di dalam tangki, tetapi mereka mengatakan tidak dapat membawanya bekerja.
Badan perlindungan anak setempat menjaga kesejahteraannya, sementara situasi hukum ibu dan ayah tirinya diselesaikan.
"Ini adalah situasi psikologis. Mereka merawatnya terus menerus," ungkap Jaksa Chalco Carmina GutiƩrrez, seperti dikutip oleh surat kabar El Grafico, dilansir dari Daily Mail.
GutiƩrrez menambahkan lebih lanjut bahwa seorang psikolog telah bertemu secara teratur dengan gadis itu untuk sesi konseling.
"Dia sangat merindukan ibunya. Dia adalah seorang gadis yang baru berusia tiga tahun," katanya.
"Jadi, seperti anak di bawah umur, dia merindukan ibunya meskipun melakukan apa yang telah dia lakukan," lanjutnya.
Berita Terkait
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Viral! Kawasan Wisata Pantai Anyer Penuh Manusia, Niat Healing Malah Pusing
-
Asal Usul Walid, Lagi Ramai Disebut di TikTok sampai Trending di X
-
Viral, Apakah 'Meminum Retinol' Benar-benar Bisa Memperbaiki Kulit?
-
Viral Cara Wanita Hindari Pertanyaan 'Kapan Kawin' Saat Lebaran, yang Tanya Kena Mental
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak