Selain menghadapi masalah saat bersama suaminya, vaginismus juga berkaitan dengan psikologi wanita sehingga rutinitas kesehariannya terganggu.
Dokter itu mengaku sedih apabila mendengar kisah pilu para wanita penderita vaginismus.
"Saya bertanya-tanya, suami menikah untuk apa alasannya? Suami harus memiliki empati kepada istrinya. Dia harus mendukung secara emosional dan finansial, jangan menghakimi tetapi mencari solusi bersama," ungkapnya.
Konten yang dibagikan oleh dokter Kash tersebut pun mengundang perhatian warganet dan banyak dari mereka yang mengaku tersadar pentingnya berobat ketika mengalami vaginismus.
Apa itu vaginismus?
Vaginismus adalah kekakuan otot dinding-dinding vagina yang tidak bisa dikendalikan oleh perempuan sehingga penetrasi vagina tak mampu ditolerir. Penyakit yang diklasifikasi sebagai penyakit organ reproduksi dan saluran kemih ini, secara umum terbagi menjadi dua bagian, yaitu kendala dan kegagalan penetrasi vagina.
"Secara statistik, yang mengalami kegagalan penetrasi vagina mencapai 88% dari seluruh penderita vaginismus, sedangkan yang kendala penetrasi vagina lebih sedikit yang mengalaminya," kata dokter Robbi Asri Wicaksono ketika ditemui di sela-sela jam praktiknya di RS Limijati, Kota Bandung.
Menurut dokter Robbi, kendala penetrasi ditandai dengan gejala; sakit saat penetrasi terjadi walaupun sudah ditambahkan dengan lubrikan tambahan, penetrasi tidak konsisten, penetrasi hanya bisa sebagian terjadi, dan selalu nyeri saat pemeriksaan medis pada vagina.
Adapun kegagalan penetrasi gejalanya hanya satu, yakni tidak bisa terjadi penetrasi sama sekali. Bagi suami atau pasangan ketika melakukan penetrasi dirasa "seolah-olah menabrak dinding."
Baca Juga: Miris! Suami Tak Mau Bantu Urus Bayi, Curhatan Wanita Ini Viral di Media Sosial
"Tetapi sebenarnya dinding itu sendiri bukanlah secara harfiah dinding betulan, namun dinding itu adalah manifestasi dari kekakuan otot dinding-dinding vagina. Vaginanya itu bukan nggak ada lubangnya, struktur vaginanya normal. Mereka hadir seperti biasa, namun karena adanya kekakuan di kanan, kiri, atas, bawah vaginanya sehingga penetrasi itu tidak bisa terjadi atau tidak memungkinkan bisa terjadi," papar ahli penyakit vaginismus ini.
Vaginismus ini, lanjut Robbi, memiliki lima derajat keparahan, yang paling ringan derajat satu dan yang terberat derajat lima. Kendala penetrasi biasanya terjadi pada derajat satu dan dua, sedangkan kegagalan penetrasi terjadi pada derajat tiga hingga lima.
Simak artikel selengkapnya, klik di sini!
Berita Terkait
-
Bisakah Wanita dengan Vaginismus Hamil? Ini Faktanya!
-
Cerita Penyintas Vaginismus: Sulitnya Berhubungan Seksual dengan Suami
-
Cerita Pengidap Vaginismus Hadapi Trauma: Vagina Saya Seperti Menolak
-
Sama-Sama Sulit Berhubungan Seksual, Ini Beda Vaginismus Primer & Sekunder
-
Vagina Nyeri saat Bercinta? Kenali 7 Gejala Anda Kena Vaginismus
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!