BeritaHits.id - Beredar rekaman video yang memperlihatkan dugaan penganiayaan secara bersama-sama yang dilakukan sekelompok pria. Kejadian tersebut viral di media sosial.
Terduga pelaku mendatangi rumah korban yang tak disebutkan namanya itu. Mereka melakukan pemukulan seperti yang terlihat pada rekaman video, dibagikan lewat akun Instagram dengan nama @lambeturahwanua.
Usai menghadiahi bogem mentah kepada korban dari sekelompok pria berseragam yang disebut-sebut adalah oknum Organisasi Masyarakat (ormas) adat setempat, mereka pun menerobos masuk ke dalam rumah pria berkaos biru.
Di rumah tersebut, tampak juga beberapa anggota keluarga korban pasrah melihat kejadian tak menyenangkan yang menimpa korban. Insiden dugaan kekerasan berlangsung begitu singkat dan membuat seisi rumah histeris menangis meminta tolong.
"Aduh tuhan tolong, jangan tuhan," ucap suara perempuan di balik rekaman video dikutip Beritahits.id pada Minggu, (3/7/2022).
Informasi yang didapat, video viral beberapa oknum yang menggunakan seragam salah satu ormas adat di Sulawesi Utara. Korban diketahui bernama Arnolis Maici, berdomisili di Desa Kanaan Kecamatan Kombi - Tondano.
Belum diketahui secara pasti kapan dan apa penyebab di balik peristiwa yang mengakibatkan bagian hidung korban luka dan mengeluarkan darah.
Insiden dugaan penganiayaan tersebut menarik perhatian warganet di sosial media, berikut komentarnya.
"Harus ditindak polisi," kata warganet.
Baca Juga: Komunitas Nelayan di Sulawesi Selatan Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo Sebagai Calon Presiden 2024
"Apa pantas langsung main hakim apa lagi datang bertamu di kediaman orang lain? Perlu ditanyakan attitude sopan santun adatnya bagaimana?" ucap publik.
"Tindakan seperti ini tidak bisa dibenarkan apapun alasannya," kata warga lokal
Berita Terkait
-
Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi
-
Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?
-
Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI
-
Kapal Perempuan Soroti Aparat Belum Terapkan UU TPKS Dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual
-
Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!