BeritaHits.id - Seorang pria mengaku mendapat pelayanan buruk saat mengurus KTP (Kartu Tanda Penduduk) di kantor Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Kota Bekasi.
Pria yang tak disebutkan namanya tersebut langsung mengadu kepada sang Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Curhatan sang pria pun viral di jagat media sosial.
Lewat unggahan yang dibagikan akun Instagram dengan nama @undercOver.id pria yang dapat pelayanan buruk bercerita bahwa, dirinya sampai mengajukan 3 kali cuti kerja demi mengurus KTP nya yang hilang. Namun sampai akhir, proses pembuatan KTP tak membuahkan hasil.
Sejak pagi di hari kejadian, pria datang lebih awal demi mendapat antrian cepat sampai rela menunggu operator Dukcapil berdandan dan catokan di meja kerja. Kesabaran dia terus diuji setelah menyaksikan langsung salah seorang menerobos antrian yang diduga tak punya nomor antrian.
Tiba giliran sang pria, operator Dukcapil meminta dia untuk mengurus surat kehilangan terlebih dahulu di kantor polisi.
"Selesai dari Polres saya balik lagi ke dukcapil. Dan saya diminta untuk menunggu di depan," cuit pria dikutip Beritahits.id pada Senin, (4/7/2022).
Pada saat penantiannya tersebut, sang pria melihat jika karyawan dukcapil justru tertawa-tiwi dan makan gorengan bersama. Usai menunggu selama kurang lebih 15 menit, operator dukcapil berdalih bahwa KTP nya tak dapat dicetak saat itu karena mesin mengalami trouble.
"Apa memang seburuk itu sistem di Kota Bekasi? Kalau memang internetnya yang nggak beres cari provider yang lebih baik harusnya kan begitu ya pak @ridwankamil," katanya yang terkesan kesal.
Dia berharap kepada pemerintah setempat agar KTPnya dapat dicetak segera mungkin dan meminta supaya pelayanan dukcapil di Kota Bekasi dapat diperbaiki agar masyarakat nyaman. Warganet di sosial media turut memberikan komentar terkait peristiwa pahit yang menimpa pria.
Baca Juga: Pro Kontra Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Biaya Membengkak, Target Operasi Mundur
"Apa harus disenggol-senggol dulu pejabat yang di atas nya baru bisa keluar bahkan diantar langsung ke alamat nya tanpa harus ambil cuti lagi? kalau sistem nya harus 'senggol dulu' bisa bejubel nih," kata neter.
"Pernah ngurus KTP juga saya di kelurahan, katanya blangkonya lagi abis tapi kalau bayar bisa saja jadi karena ada yang nyimpen. Ya pokoknya asal bayar kita mau apa bakal jadi," ungkap netizen.
"Se Indonesia kayaknya begitu dah. Kalau urusan sama pemerintah mah siap-siap ribet lama. Entah SDM nya atau birokrasinya berbelit-belit," ucap wargan
Berita Terkait
-
KPK Panggil Asisten Pribadi Eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil
-
Dituding Lakukan Pelecehan, Betrand Peto Beberkan Versinya: Saya Tanya Kenapa Dia Nangis
-
Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan
-
Gofar Hilman Bongkar Realita Pahit Harga Bensin, Bikin Penduduk Indonesia Elus Dada
-
Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!