"Kita lakukan pembersihan pecahan kaca dan bekas-bekas pembakaran dan lain sebagainya sudah kita bersihkan untuk hari ini. Kemudian sudah kita buka untuk police line-nya," kata Mega kepada awak media, Selasa (5/7/2022).
Terkait untuk sejumlah sepeda motor yang terbakar kemarin, kata Mega, sudah diamankan sebagai barang bukti. Selain itu pihaknya juga masih mencari identitas dari pemilik kendaraan tersebut
"(Motor yang terbakar) sementara masih dijadikan barang bukti. Nanti dari pihak penyidik akan mencari identitas dari kendaraan-kendaraan yang kemarin dibakar. Masih kita dalami," terangnya.
Kegiatan bersih-bersih tersebut dilakukan untuk mengurangi kecemasan masyarakat. Terlebih para pengendara yang hendak melintasi jalanan sekitar Seturan dan Babarsari.
"Harapannya di seputaran Babarsari dan Seturan masyarakat sudah bisa beraktivitas dengan lancar dan tidak perlu merasa trauma terkait degan kejadian yang kemarin terjadi," ujarnya.
Mega menegaskan untuk pengamanan sendiri akan tetap dilakukan di sekitar lokasi kejadi. Kepolisian akan bersinergi dengan jajaran koramil untuk penempatan personel.
"Kita intensifkan kembali terkait dengan kegiatan-kegiatan dan tidak cuma malam saja tapi sampai ke depannya. Sampai dengan benar-benar kondusif dan pelaksanaan patroli dibantu dengan koramil tetap kita akan laksanakan," terangnya.
Sebelumnya, sejumlah ruko dan sepeda motor di daerah Babarsari, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman dirusak oleh kelompok massa pada Senin (4/7/2022). Hal itu diduga sebagai buntut insiden yang terjadi di tempat karaoke pada Sabtu (2/7/2022) dini hari kemarin.
Seorang warga Prasetyo Utomo (70) mengatakan kericuhan itu diketahui mulai pecah sekitar 10.30 WIB tadi. Berdasarkan informasi yang dia dapat, massa diketahui sebelumnya sempat berkumpul di Mapolda DIY sebelum ke wilayah Babarsari.
Baca Juga: Ekspresi Siswa Ini Main Tarik Tambang Bikin Ngakak: Rohnya Ikut Ketarik
"Tadi ada banyak orang-orang itu, kalau 50 lebih, 100 orang pun sepertinya lebih yang ke sini," kata Prasetyo, kepada awak media, Senin (4/7/2022).
Diakui Prasetyo, penyebab perusakan itu sendiri memang belum diketahui secara pasti. Namun diduga akibat dari peristiwa di tempat karaoke beberapa hari lalu.
Berita Terkait
-
Update Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha Yogyakarta, Tersangka Jadi 32 Orang
-
Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara
-
Dea Arranoya Lulusan Mana? Anak Pejabat Aceh Viral Pamer 15 Jeriken BBM dan Liburan ke Eropa
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!