BeritaHits.id - Beredar rekaman video yang memperlihatkan detik-detik petugas polisi menjemput paksa terduga pelaku pencabulan terhadap perempuan di bawah umur.
Terduga pelaku yang merupakan putra dari salah satu kyai yang ada di Jombang ini sebelumnya menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) kepolisian setempat.
Rekaman video ini viral di jagat media sosial, salah satunya dibagikan kembali lewat akun Instagram dengan nama @kodil0127.
Terlihat ratusan polisi berseragam brimob dari Polres Jombang mendatangi Pondok Pesantren Majmal Bahrain (Shiddiqiyyah) Desa Losari, Kecamatan Ploso, Jombang, Jawa Timur, di mana terduga pelaku tinggal.
Petugas kemudian berjalan menuju pondok yang berada di tepi jalan raya Jombang – Lamongan dengan membawa tameng dan pentungan. Terdengar juga suara sirene di sekitar lokasi kejadian.
Pada video berikutnya, memperlihatkan kegaduhan antara pengikut pondok pesantren setempat dengan petugas polisi. Terjadi aksi saling dorong antara keduanya.
Terdengar suara benda berbenturan begitupun dengan suara keributan yang tak dapat disemunyikan lagi.
Adegan selanjutnya, pihak kepolisian berhasil menerobos masuk dan kuasi area rumah pengasuh Ponpes setempat itu. Dikabarkan petugas kepolisian berhasil menangkap seorang pria. Namun belum diketahui siapa pria yang dibawa polisi tersebut.
Informasi yang didapat, peristiwa jemput paksa ini terjadi pada Kamis, (7/7/2022) pagi.
Baca Juga: Berkas P21 Polisi Jemput Paksa Medina Zein, Tersangka Pencemaran Nama Baik Marissya Icha
MSAT sendiri merupakan anak kiai terkemuka di Jombang Jatim. Ia dilaporkan ke Polres Jombang pada 29 Oktober 2019 dengan Nomor LP: LPB/392/X/RES/1.24/2019/JATIM/RESJBG. MSAT dilaporkan telah menyetubuhi NA yang tak lain merupakan bekas santriwatinya.
MSAT kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Jatim. Setelah 3 tahun lamanya, berkas penyidikan MSAT akhirnya dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim. Bahkan polisi menetapkan MSAT sebagai DPO, lantaran ia tak kooperatif dalam memenuhi panggilan pihak kepolisian.
Sebelumnya, upaya penangkapan sang DPO juga telah dilakukan pada Minggu (3/7/2022). Namun, sosok MSAT yang diburu tak berhasil ditangkap. Diduga MSAT berhasil kabur dengan bantuan pengawalnya
Berita Terkait
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban
-
Polisi Tutup Kasus Kim Soo Hyun, Tuduhan Eksploitasi Anak Tak Terbukti
-
Lawan Tim yang Diperkuat Polisi Berusia 50 Tahun, Bayern Munich Menang Telak 15-0
-
Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!