Kasus pelecehan seksual pun sering terjadi di transportasi umum, seperti bus, angkot, kereta, dan angkutan umum lainnya. Berikut ini tips sederhana yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya pelecehan seksual di transportasi umum.
1. Hindari tidur selama melakukan perjalanan
Ketika kamu tertidur, maka kamu tidak sadar atas apa yang terjadi di sekitarmu. Keadaan ini dapat meningkatkan risiko terjadinya pelecehan seksual tanpa kamu sadari.
Tak hanya itu, tertidur juga membuatmu kesulitan untuk melakukan perlindungan diri. Oleh sebab itu, cobalah untuk sebisa mungkin menahan rasa kantuk selama perjalanan.
2. Usahakan tidak sibuk menggunakan handphone dan headset
Terkadang orang naik angkutan umum sambil bermain handphone dan menggunakan headset untuk mendengarkan lagu atau menonton film agar tidak jenuh dan bosan selama perjalanan.
Namun, perlu dicatat bahwa kebiasaan ini dapat menurunkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar. Kamu menjadi kurang peka atas apa yang terjadi di sekelilingmu dan sulit untuk mendeteksi yang mencurigakan di sekitarmu.
3. Ambil posisi duduk dengan posisi mengunci
Ketika duduk di angkutan umum, ambilah posisi duduk mengunci. Kamu dapat menggunakan tas, jaket, map, atau benda apapun yang bisa melindungi bagian dada. Sementara itu, untuk melindungi tubuh bagian samping, seperti paha dan kemaluan, gunakan kedua tangan.
Baca Juga: Pengendara Motor Terobos Jamaah Tahlil yang Lagi Makan: Si Pemberani
4. Memilih tempat duduk di dekat pintu
Apabila kamu masih bisa memilih tempat duduk dengan bebas, usahakan untuk memilih tempat duduk yang di dekat pintu. Cara ini dapat membuatmu lebih mudah kabur jika terjadi insiden yang tidak diinginkan.
5. Hindari naik angkot dengan suara speaker yang kencang dan kaca gelap
Usahakan untuk menghindari angkot dengan suara speaker yang kencang. Pasalnya, tak sedikit kasus perkosaan dengan kondisi demikian. Suara yang kencang dibuat dengan tujuan untuk menyamarkan teriakan dari korban.
Selain itu, pilihlah angkot dengan kaca yang tidak gelap agar lebih aman.
Nah, itulah sejumlah tips sederhana yang bisa kamu terapkan untuk menghindari terjadinya pelecehan seksual di transportasi umum. Semoga membantu.
Berita Terkait
-
Putri Delina Hingga Mayang Disebut ABG Kesayangan, Netizen Auto Protes: Prestasinya Ngibul dan Halu
-
Perempuan Berjilbab Terekam CCTV Nyolong HP di Konter, Netizen Marah: Najis, Pakai Hijab Kok Maling!
-
Pengendara Motor Terobos Jamaah Tahlil yang Lagi Makan: Si Pemberani
-
Inovasi Kotak Amal Anti Maling di Masjid Milik Jusuf Hamka, Ramai Pujian Warganet
-
Viral Kakek Sembelih Ikan Harga Selangit, Sang Cucu Ungkap Fakta yang Bikin Elus Dada
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!