3. Mengurangi Angka Kriminalitas
Siapa sangka, fenomena fashion Week kini sudah sampai di Bandung, Jawa Barat sampai Kawasan Malioboro, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang juga tak kalah menarik dari Sudirman.
"Mungkin emang Pengen dibikin supaya semua anak muda itu fashion show biar nanti mengurangi angka tawuran kriminal seperti trek-trekan liar juga narkoba. Mungkin itu niat pemerintah," cuit pria.
4. Membantu Perekonomian Negara
Warganet tersebut mengungkap jika fenomena Citayam Fashion Week bukan sebuah trend melainkan revolusi (perubahan) yang dilakukan pemerintah sebagai upaya negara untuk membudidayakan SDM. Tidak hanya di Jakarta tapi setiap kota yang mengikuti fenomena ini.
"Mungkin untuk membantu perekonomian negara, juga kita nggak pernah tahu. Mungkin kalau setiap kota ada Citayam Fashion Week mungkin rupian melambung tinggi," katanya.
"Dan mungkin kebetulan banget kenapa di sana banyak yang pakai baju ERIGO. 'RI' (Republik Indonesia) dan 'G0'. RI GO yuk sukseskan program ini," tambahnya.
5. Artis Sudirman
Jeje Slebew
Baca Juga: Bikin Macet, Polisi Normalisasi Kegiatan Citayam Fashion Week di Dukuh Atas
Nama Jeje Slebew belakangan ini viral di media sosial karena ia sering diwawancarai oleh beberapa kreator TikTok di kawasan Sudirman, Jakarta pusat dengan fenomena Citayam Fashion Week.
Pemilik nama lengkap Jasmine Laticia ini juga dikenal dengan kata ‘slebew’ yang diucapkannya. Kata ini bahkan sampai menjadi sound di TikTok.
Menurut teori konspirasi dia, bahwa kata 'Slebew' yang sering si cantik Jeje bilang memiliki makna yang cukup dalam.
'SLE' di dunia kedokteran dikenal sebagai penyakit seribu wajah. Sementara BEW singkatan resmi dari Board Of economic warfare .
Jadi 'slebew' menurut warganet berarti 1000 wajah dari jajaran alat perang ekonomi untuk memperbaiki keuangan negara. "Masa iya itu kebetulan pasti.
Pemerintah sengaja jadiin Jeje duta nongkrong karena dia tuh suka ngingetin bocah di sana untuk nggak buang sampah sembarangan loh. Supaya kelakuan mereka itu beradab dan sekaligus mempresentasikan sila kedua adil dan beradab," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Tragedi Serangan 9/11 WTC Jadi Sajian Teori Konspirasi di Kalangan Gen Z, Bagaimana Bisa?
-
Bantah Teori Konspirasi Asing di Balik Erupsi Gunung, Pakar UGM: Proses Alami
-
Waspada di Ruang Publik! Pria Bawa Celurit Ditangkap Saat Beraksi di Kawasan Sudirman
-
Mulai 1 September, Operasional Stasiun Karet Berpindah Total ke Stasiun BNI City
-
Stasiun Karet Kena Proyek Integrasi, Naik-Turun Penumpang KRL Dipindahkan ke Stasiun Sudirman Baru
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!