BeritaHits.id - Memiliki anak dengan kebutuhan khusus sangat membutuhkan tenaga dan perhatian yang lebih bahkan sampai dia dewasa.
Tak heran jika ada orang tua yang tega mengirimnya buah hatinya ke sebuah panti sosial dengan alasan tak sanggup merawat.
Namun berbeda dengan anak perempuan bernama Rahma Siara. Pasalnya, kisah bocah perempuan ini bisa menjadi inspirasi banyak orang.
Karena dengan keterbatasan fisiknya yang terlahir sebagai disabilitas, dia justru membantu ibunya menghasilkan pundi-pundi rupiah lewat konten video Youtube.
Ibu dan anak perempuan tersebut tak menjual kekurangan demi mendapat belas kasih publik.
Namun sang ibu tersebut mengedukasi orang tua di luar sana soal pentingnya mendampingi tumbuh kembang anak, meski terlahir jadi seorang difabel.
Anak penyandang disabilitas bukanlah anak yang tidak bisa berprestasi. Sehingga dibutuhkan dukungan dan perhatian dari orang tuanya. Karena setiap anak memiliki potensi yang bisa dikembangkan bahkan juga membanggakan.
Dengan nama channel Rahma Siara, ibu anak perempuan tersebut kerap membagikan kegiatan sehari-hari sang buah hati.
Bocah perempuan cantik yang akrab dipanggil Ciah ini tumbuh menjadi anak yang pintar karena bisa melakukan banyak hal.
Baca Juga: Bocah Perempuan Beraksi Ala CFW di Zebra Cross Pasar Agung Depok Viral di Media Sosial
Mulai dari makan, gosok gigi sendiri, beres-beres rumah bahkan sampai kegiatan religius seperti mengaji pun dia lakukan bersama sang ibu.
Rahma Saira terlahir tidak mempunyai kedua tangan dan dia hanya memiliki satu kaki kiri.
Kini dia juga mulai mengerti dengan keadaannya yang berbeda dengan teman-teman seusianya.
Tak sedikit warganet juga membanjiri komentar positif pada konten-konten Youtube tersebut.
"Allah mencintaimu adek Ciah sayang makanya dedek terlahir berbeda. Buat mamah papah nya sabar terus sama Ciah ya mamah papah Ciah ya," cuit neter.
"Ya Allah anak cantik semoga hidupmu berkah dan selalu dikelilingi orang-orang baik," tutur warganet.
Berita Terkait
-
Jaga Independensi Komisi Nasional Disabilitas, Kemensos Pastikan Seleksi Bebas Intervensi
-
Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana
-
Studi Ungkap Dampak Krisis Air terhadap Kesehatan dan Masa Depan Anak Perempuan
-
Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra
-
Anak Perempuan yang Tak Boleh Tersesat
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!