BeritaHits.id - Sebuah rekaman video CCTV memperlihatkan dugaan tindak pidana penjambretan dengan korban anak di bawah umur. Kejadian ini beredar di jagat media sosial dan viral.
Video dibagikan lewat akun Instagram dengan nama pengguna @depokhariini. Berdasarkan video, terduga pelaku berjumlah dua orang pria dewasa dengan berpakaian ojek online (ojol).
Pada rekaman CCTV, awalnya tiga anak laki-laki yang berstatus pelajar tersebut berjalan bersama melewati jalan pemukiman warga.
Tiba di lokasi kejadian tepatnya di sebuah jalan yang berbelok, datang dua pria berpakain jaket ojol mengendarai motor berboncengan.
Diduga kuat kostum ojol tersebut jadi modus kejahatan terduga pelaku untuk mengelabui calon korbannya.
Sebelumnya tidak ada hal mencurigakan dari pengendara motor matik itu. Pun dengan pelajar laki-laki yang tampak santai melihat kedatangan mereka di lokasi.
Terduga pelaku kemudian berbagi tugas, satu diantaranya mengendarai motor dan satu lainnya merupakan eksekutor penjambretan.
Pada adegan selanjutnya pada video berdurasi singkat itu, terduga pelaku yang duduk di jok belakang turun dari motor lalu berjalan ke depan menghampiri para korban.
Terduga pelaku eksekutor rupanya sudah membidik siapa calon korban yang hendak dirampas barang berharganya. Sejak awal, terduga memang mengincar anak laki-laki berbaju merah karena terciduk menggenggam handphone.
Baca Juga: Viral Sisi Terang Anak Citayam Fashion Week Suara Merdu Ngajinya Bikin Adem
Saat korban lengah, terduga pelaku eksekutor langsung merebut paksa handphone tersebut dari tangan korban. Tidak butuh waktu lama, alat komunikasi korban berpindah tangan.
Usai melancarkan kejahatannya, terduga pelaku lari meninggalkan lokasi kejadian. Korban bersama teman-temannya sempat melakukan pengejaran seperti yang terlihat pada video.
Informasi yang didapat pelaku jambret handphone anak sekolah terjadi di Jalan Koni, Kampung Bulak Cinangka.
Komentar warganet mengenai insiden penjambretan terduga pelaku berpakaian ojol.
"Gue terkadang suka mikir sama orang yang pemikirannya pendek banget, korelasinya bukan karena tinggi rendahnya pendidikan lagi sih kalau zaman sekarang tapi didikan moral dari keluarga yang kurang sepertinya," kata neter.
"Ditunggu adegan nangis-nangisnya sambil koloran doang di kantor polisi," cuit netizen.
Berita Terkait
-
Psikologi Tren Blind Box: Kita Beli Mainannya atau Rasa Penasarannya?
-
Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen
-
Ulasan Cek Khodam: Saat Tren Viral Berubah Jadi Komedi Horor yang Segar!
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!