BeritaHits.id - Sejumlah warga menanam pohon pisang di tengah jalan umum yang rusak namun tak kunjung diperbaiki. Hal tersebut sebagai bentuk protes masyarakat kepada pemerintah terkait.
Terlihat pada rekaman video yang dibagikan akun Instagram dengan nama pengguna @kodil0127, akses jalan yang dilewati pengendara baik motor maupun mobil ini, dalam kondisi memprihatinkan.
Terdapat sejumlah lubang-lubang besar pada jalan. Warga menanam pohon pisang yang sudah besar di sepanjang jalan tepat sekitar lubang tersebut.
Selain menghambat perjalanan, jalan rusak berlubang juga membahayakan para pengendara yang melintas. Terlebih lagi saat hujan, genangan air akan mengisi lubang-lubang pada jalan itu.
Berdasarkan informasi yang didapat, aksi protes warga dilakukan bertepatan dengan HUT ke-77 RI atau 17 Agustus kemarin.
Peristiwa ini terjadi di Kampung Sangiang, Desa Pabuaran, Kecamatan Rangkasbitung, Provinsi Banten, Jawa Barat.
Warga juga memasang bendera merah putih pada pohon pisang seperti yang terlihat pada video.
Dengan aksi tersebut warga berharap jalan bisa segera diperbaiki karena disebut sudah berbulan-bulan rusak.
Serupa, Warga Mancing di Jalan Rusak di Selagai Lingga
Baca Juga: Jarang yang Tahu! Di Tempat Ini Pertama Kali Bendera Merah Putih Dikibarkan
Viral video warga mancing di jalan rusak di Kecamatan Selagai Lingga, Kabupaten Lampung Tengah.
Dipantau dari akun Instagram @seputar_ lampung, terlihat sejumlah warga duduk mengelilingi jalan rusak seperti kubangan.
Warga lalu menebar ikan lele ke dalam kubangan jalan yang dipenuhi air dan lumpur.
Setelah itu warga memancing ikan lele yang ada di dalam kubangan jalan rusak. Selain mancing, warga juga menanam pohon pisang di jalan rusak.
"Mancing di jalan Selagai Lingga mantap," ujar seorang warga.
Dalam keterangan video ditulis warga melakukan aksi mancing di jalan karena prihatin dengan kondisi jalan yang rusak parah dan belum mendapatkan perbaikan.
Berita Terkait
-
Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Pengamat UGM Soroti Ancaman Sentralisasi dan Beban APBN
-
Keluarga Siswa Tewas Imbas Jalan Licin Kramatjati Tuntut Penataan Pasar Tumpah
-
21 Agustus, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!