BeritaHits.id - Seorang petugas diduga Brimob menertibkan awak media yang meliput sidang etik pertama mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, di gedung Transnational Crime Center (TNCC) Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis, (25/8/2022).
Video petugas berpakaian loreng hijau tersebut viral di media sosial. Ketika itu, petugas ini meminta wartawan untuk tertib.
Situasi tak kondusif ini terjadi pasca Ferdy Sambo tiba di gedung TNCC Mabes Polri.
"Woy wartawan dengar!, kalian kalau tidak mau tertib saya tidak peduli, di luar semua," ucap petugas tersebut dikutip Beritahits.id.
Suasana yang menegangkan itu hanya berjalan beberapa menit. Terlihat sejumlah anggota kepolisian berseragam dinas langsung berdatangan menuju sumber suara.
Berikutnya pada video berdurasi singkat, salah seorang pria berpakaian hitam diduga humas mencoba menenangkan kembali situasi di lokasi.
"Jadi beliau sudah masuk ke dalam sekarang sudah selesai. Teman-teman monitor dari layar," ucap petugas berseragam humas.
Seperti diketahui, Ferdy Sambo hari ini tepatnya pada Kamis, (25/8/2022) dijadwalkan hadir dalam sidang kode etik.
Pelaksanaan sidang etik terhadap Ferdy Sambo ini disampaikan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam sidang dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III di DPR RI, Rabu (24/8) kemarin.
Sigit menjanjikan bahwa proses sidang etik itu akan selesai dalam 30 hari.
Baca Juga: Viral Pukuli Perempuan di SPBU, Anggota DPRD Palembang Terancam 5 Tahun Penjara
"Kami tentunya berkomitmen untuk segera bisa menyelesaikan proses sidang kode etik profesi ini dalam waktu 30 hari ke depan," kata Sigit dalam rapat dengan Komisi III DPR, Rabu (24/8/2022).
Berita Terkait
-
Viral Mata Melotot Gubernur Bali Wayan Koster Kena Damprat Pegawai SPBU: Saya Bukan Robot Pak
-
Brimob Terjunkan 50 Personel Tangani Ledakan Pasar Cimanggis, Enam Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Tarif Kamar Hotel Tempat Gubernur Rudy Masud Sarapan, Tembus Rp43 Juta per Malam
-
Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
-
Baru Dilantik, Kapolresta Sleman Dimutasi Kurang dari 24 Jam, JPW: Bisa Masuk MURI
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!