BeritaHits.id - Mantan kuasa hukum Bharada E atau Eliezer, Deolipa Yumara menanggapi soal laporan polisi yang menyeret namanya dengan tuduhan menyebarkan informasi kebohongan atau hoax. Pihak yang melaporkan adalah Aliansi Advokat Anti Hoax (A3H).
Menurut Deolipa, secara hukum, apa yang disampaikan dia ke publik mengenai dugaan-dugaan pemberitaan kasus Brigadir J, merupakan hal wajar. Advokat dilindungi Undang-undang untuk menyampaikan analisa dan dugaan.
"Apa yang saya sampaikan adalah dugaan dan analisa, karena saya seorang advokat, namanya juga advokat," kata dia dalam wawancaranya di salah satu siaran televisi dikutip Beritahits.id pada Senin, (5/9/2022).
Karena dugaannya dianggap bikin gaduh masyarakat berujung dirinya dipolisikan oleh sesama profesi, kemudian Deolipa meminta pihak pelapor agar dapat membuktikan fakta yang sebenarnya dari kasus pembunuhan Brigadir J tersebut.
Pria dengan ciri khas rambut gondrong keriting ini juga mempertanyakan legal standing pihak pelapor, yang menuduh dugaan dan analisanya bikin gaduh.
Sejauh perjalanan kasus pembunuhan Brigadir J, dirinya menilai jika masyarakat masih bersikap adem ayem bahkan tidak ada keributan. Mereka justru sependapat dengan dugaan Deolipa.
"Bapak harus membuktikan jadi yang benar yang mana di persidangan atau ke polisi. Kalau bapak sendiri nggak bisa (membuktikan) yang mana, berarti bapak sudah membuat laporan yang tidak benar. Besok bapak saya laporkan ke polisi LP baru 317," ungkapnya.
Berbicara dugaan dan analisa, Komnas HAM serta Komnas Perempuan, diakui Deolipa, juga telah membuat pernyataan yang belum pasti kebenarannya. Mereka mengatakan adanya dugaan pelecehan seksual yang dituduhkan kepada korban Brigadir J.
"Komnas HAM saja menyampaikan pelecehan seksual Yosua, itu juga dugaan begitupun Komnas Perempuan. Tapi bapak kecebur sudah membuat laporan ke kami, harusnya bapak juga laporkan Komnas HAM dan Komnas Perempuan," cetusnya.
Baca Juga: Kasus Putri Chandrawati, LPSK Ragukan Pernyataan Komnas HAM, Perihal Asusila Brigadir J
Untuk diketahui, dinilai menyebar berita kebohongan, Kamaruddin Simanjuntak dan Deolipa Yumara dilaporkan ke polisi.
Laporan pada pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dan eks pengacara Bharada E, Deolipa Yumara dalam registrasi dengan nomor: S.L/315/VIII/2022/BARESKRIM.
Mereka dilaporkan Ketua Umum A3H, Zakirudin, ke Bareskrim Polri pada Rabu (31/8/2022).
Pihak pelapor melampirkan barang bukti berupa tangkapan layar berita media daring.
Pelapor menduga jika pengacara keluarga Brigadir J melakukan penggiringan opini terkait berita dalam media online mengenai luka sayatan di tubuh Brigadir J.
Beda halnya dengan pengacara keluarga Brigadir J, mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara dilaporkan atas dugaan hoaks soal Putri Candrawathi berhubungan intim dengan Kuat Ma’ruf
Deolipa pernah menyebut jika istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi kepergok Brigadir J berhubungan intim dengan sopir keluarga, Kuat Ma’ruf.
Tag
Berita Terkait
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum
-
KPK Didesak Periksa PT Agrinas Terkait Kebijakan Impor 105 Ribu Unit Pick-up
-
Impor 105 Ribu Pick-Up dari India Disorot, Peneliti: Ada 10 Celah Hukum untuk KPK Usut PT Agrinas
-
Pengamat Politik: Tak Ada Alasan bagi KPK untuk Tidak Mengusut Dugaan Kerugian Negara di PT Agrinas
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!