BeritaHits.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming belakangan ini kerap jadi sorotan warganet lantaran sikapnya yang dianggap terlalu perhatian kepada warga. Hal ini tentu melahirkan pro dan kontra.
Seperti diketahui, putra sulung Presiden Jokowi melalui akun Twitter pribadinya tersebut, gemar menangani segala keluhan warga Solo yang mengadu kepada dia di media sosial.
Mengenai hal tersebut, salah seorang warganet dengan nama akun Twitter @mas_taqien menyampaikan saran kepada sang Wali Kota agar memperbaiki tata kelola pelayanan publik. Gibran diminta meniru seperti DKI Jakarta.
"Kayaknya Solo perlu meniru DKI Jakarta, yakni membuat akun Twitter resmi yang dikelola oleh dinas pelayanan publik yang bertugas menampung semua keluhan masyarakat di Solo dan sekitarnya. Agar jika ada masalah di suatu daerah bisa langsung ditangani ahlinya. Tidak harus semua ke Gibran," cuit akun Twitter mas_taqien dikutip Beritahits.id pada Kamis, (8/9/2022).
Pria yang juga memiliki sejumlah bisnis kuliner tersebut pun turut menanggapi cuitan Twitter warganet. Gibran meminta maaf dan bersedia menerima hukuman atas sikapnya itu.
"Ya pak. Mohon maaf atas kesalahan saya. Sekali lagi saya mohon maaf dan siap menerima hukuman," ucap akun Twitter Gibran Rakabuming.
"Saya akan meniru DKI Jakarta sesuai perintah bapak," lanjutnya.
Tanggapan Gibran ramai dikomentari warganet lain. Sebagian warganet menolak dengan usul tata pelayanan seperti yang ada di DKI Jakarta.
"Tidaaaaaaaaaak. Jangan meniru DKI Jakarta, nanti air jadi turun ke bumi yang menyebabkan jalanan pada bolong-bolong kayak game Mario Bross," kata neter.
Baca Juga: Gibran Beri Sinyal, Penerima BLT BBM akan ada Penambahan
"Mas Wali, sebenarnya ada akun @ulassurakarta cuma saya perhatikan sudah lama gak aktif. Saya dulu sebelum pindah ke Jakarta tahun 2014 sering 'ngadu' ke akun itu segala macam permasalahan soal tarif parkir, lampu jalan mati, dan lain-lain & cepat tindak lanjutnya," ungkap warganet.
"Ojo mas. Ojo niru Jakarta. Sunnatullah saja dilanggar mas," cuit publik.
"Solo pokoke the best. Ojo dibanding-bandingne," kata warga lokal.
"Jangan mas Wali. Di DKI Jakarta cuma banyak akun doang, kerjanya ga ada mas. Jangankan lapor via medsos, lapor langsung saja nggak ada pergerakan," tutur netizen.
Tag
Berita Terkait
-
Mobil Listrik Mewah yang Berkeliaran di Jakarta Bakal Kena Pajak 75 Persen
-
Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
-
Mangkrak 2 Tahun, Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi Mulai Berjalan
-
Posisi Duduk di Sidang Kabinet Disorot, Gerindra Bantah Isu Prabowo-Gibran Retak
-
Aspal Jalan Kebon Sirih Terus Rusak, DKI Akhirnya Ganti dengan Beton
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!