BeritaHits.id - Media sosial dihebohkan dengan unggahan seorang anonim yang mengirimkan cuitan mengenai praktik perbudakan yang diduga terjadi di salah satu pondok pesantren.
Cuitan tersebut dikirimkan oleh anonim tersebut melalui akun Twitter @tanyakanrl pada Jumat (09/09/22).
"Bukan hanya itu, mereka juga harus siap sedia melayani keluarga ini 24 jam. Jadi andai, si santri ini lagi tidur malam, siang, atau lagi makan, mandi. Maka dia harus segera bergegas menuju panggilan itu," tulis pengirim cuitan.
Di awal cuitan, pengirim cuitan mengungkapkan bahwa di keluarga pemilik pondok pesantren pasti memiliki santri yang ditugaskan untuk melayani mereka.
Dari mulai melakukan pekerjaan rumah seperti menyapu, memasak, mencuci, dan lain-lain.
Parahnya, meskipun santri tersebut ditugaskan untuk melakukan berbagai pekerjaan, santri tersebut tidak dibayar.
Santi tersebut rela melakukan hal-hal tersebut agar bisa tetap belajar di pondok pesantren tersebut.
"Kebanyakan dari mereka adalah santri yang nggak mampu. Yang tidak bia membayar uang SPP, uang iuran bulanan. Akhirnya mereka menjadi 'pelayan' seperti itu untuk dapat belajar dan tempat gratis di pondok," kata sender.
Bukan hanya dijadikan seperti 'pelayan', ada pula santri yang sampai menjadi korban kekerasan.
Baca Juga: Cerita Mantan Santri soal Perlakuan di Ponpes Gontor, Pelanggar Aturan Diganjar Hukuman Fisik
"Mereka juga ada yang menerima kekerasan. Temanku ada yang tidak sengaja melakukan kesalahan. Baku putih kesayangan gusnya terkena luntur. Dan Gusnya marah, lalu temanku ditendang, dipukul, sampai temanku sujud-sujud," lanjutnya.
Unggahan ini sontak menuai beragam komentar dari netizen. Netizen mengungkapkan bahwa santri yang dijadikan seperti pelayan adalah kejadian yang lumrah di pondok pesantren.
"Iya. Biasanya emang ada yang kayak gini. Kalau soal dijadiin sopir dll, itu tergantung. Karena temanku dulu malah sering banget diajak jalan-jalan, dibeliin baju, makanan, dll. Emang kudu siap sedia, entah lagi tidur kalo dipanggil suruh masak, ngasuh anak, nyuci, ngepel, ya kudu siap sedia," komentar warganet.
"Gue ngalamin. Bukan pesantren sih, cuma tempat ngaji biasa yang juga ngadain sistem kobong. Tapi selesai ngaji Subuh itu santri senior ngajakin kita kayak, 'Ayo ke rumah ustaz dulu, beresin rumahnya'. Gue waktu itu masih kecil, iya-iya aja," tambah warganet.
"Tapi emang sih tiap pesantren pasti ada kayak gini. Tetanggaku ada, dia nemenin si istri gus ini dari mijitin, ngelipetin baju, bantu nyapu-nyapu, sampai si tetanggaku ini kalau mau pulang gitu ke rumah ditangisin suruh di sana aja," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Cerita Mantan Santri soal Perlakuan di Ponpes Gontor, Pelanggar Aturan Diganjar Hukuman Fisik
-
Unggah Video Kebaikan Polisi, Akun Twitter Divisi Humas Polri 'Disruduk' Warganet
-
Tim Forensik Serahkan Hasil Autopsi Jenazah Santri Gontor Korban Penganiayaan ke Penyidik
-
Sorotan Kemarin: Autopsi Jasad Santri Gontor hingga Duel Berdarah Paman dan Ponakan di Taman Kenjeran
-
Hasil Autopsi Santri Gontor Ditemukan Luka Memar di Organ Dalam
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!