BeritaHits.id - Publik dibuat minder dengan cara warga Madura memberikan sumbangan uang tunai di salah satu pesta pernikahan yang digelar di daerahnya.
Pasalnya, uang sumbangan tersebut bukan diberikan dalam bentuk amplopan, tapi berupa rentengan uang yang dirangkai di sebilah kayu.
Rentengan uang tersebut bahkan ditata di depan tempat acara dan dijadikan sebagai pagar.
Penampakan tersebut dapat dilihat melalui unggahan akun Instagram @andreli_48 pada Jumat (09/09/22).
Baca Juga: Dear Pengguna Tiktok, Pakai Cara Ini Untuk Mendapatkan Uang
"Pagar duit atau warga Madura menyebut Sogukan. Nyumbang tanpa amplop, namun direnteng dan dipajang jadikan pagar," tulis akun pengunggah video.
Dalam video tersebut, dapat dilihat pagar di luar tempat acara pernikahan yang terbuat dari rentengan uang dari para tamu undangan.
Uang-uang tersebut ditempelkan di sebilah kayu yang kemudian ditancapkan dalam batang pohon pisang.
Dapat dilihat bahwa rata-rata rentengan uang tersebut terdiri dari uang Rp100.000 dan Rp50.000.
Di setiap satu renteng uang, terdapat keterangan siapa pemberi sumbangan tersebut.
Baca Juga: Uang Australia Bakal Diganti Setelah Ratu Elizabeth II Tutup Usia?
Respons Netizen
Video ini pun lantas menjadi sorotan netizen. Netizen cukup terkaget-kaget melihat tradisi tersebut.
"Fix pagar duit yang nyata. Bukan kaleng-kaleng," ujar netizen.
"Yang nyumbang Rp5000 auto minggir," tambah netizen lain.
"Yang Rp2000 kelihatan banget ya," tulis netizen lain.
"Madura keras jangan dilawan," imbuh netizen lain.
"Ada angin kencang bubar," komentar netizen lainnya lagi.
Mengenal Tradisi Sogukan di Madura
Melansir dari beberapa sumber, Sogukan merupakan tradisi untuk membantu meringankan beban masyarakat yang menggelar acara hajatan atau selebrasi dalam bentuk sumbangan.
Sumbangan ini diberikan masyarakat sekitar kepada yang menggelar hajatan atau selebrasi sehingga beban yang dipikul tidak terlalu berat.
Tradisi ini mengandung nilai resiprositas atau timbal balik, yaitu bentuk tolong-menolong yang didasari adanya kepentingan yang sama dalam hidup bermasyarakat.
Berita Terkait
-
Hobi Jadi Cuan! Ini Daftar Game Penghasil Saldo DANA Tanpa Deposit 2025
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
Skandal Ayu Aulia: Cium Bibir Zikri Daulay hingga Dianiaya, Kini Heboh Jadi Selingkuhan Ridwan Kamil
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Bolehkah Menikah dengan Sepupu? Ini Hukumnya dalam Islam
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak