BeritaHits.id - Beredar rekaman video yang mempertontonkan aksi arogansi pengemudi mobil Agya hitam yang diduga bersenggolan dengan bus di jalan. Video tersebut viral di jagat media sosial.
Berdasarkan video yang diposting ulang akun Instagram dengan nama pengguna @kabarnegri, pengemudi mobil hitam tersebut terlihat menyalip lalu menghadang bus dari lajur sisi kiri.
Seorang pria sudah paruh baya kemudian turun dari mobil Agya berwarna hitam dengan raut wajah penuh emosi. Pada video, dia tampak mengambil sesuatu di jalan tersebut.
Sesaat setelah itu, pengemudi mobil mendekat ke arah pintu bus sebelum akhirnya dia melemparkan benda padat diduga batu mengenai kaca pintu bus. Terdengar suara pecahan kaca pada video dengan durasi singkat tersebut.
Sementara itu, pengemudi bus beserta para penumpang tetap berada di dalam mobil menyaksikan aksi arogan pengemudi mobil.
Informasi yang diperoleh, peristiwa keributan ini terjadi di wilayah Cianjur, Jawa Barat (Jabar) pada Sabtu, (10/9/2022). Namun, video tidak memberikan keterangan secara detail mengenai peristiwa tersebut.
Video yang diunggah tersebut sudah ditonton puluhan ribu kali dan dipenuhi komentar warganet.
"Makin kesini kok makin kesana ya orang orang ini," kata neter dikutip Beritahits.id pada Minggu, (11/9/2022).
"Tenang-tenang habis ini menyesal di kantor polisi... Heran zaman serba viral masih ada orang kek gini," ucap warganet.
Baca Juga: Empat Data Penting yang Diduga Berhasil Diretas Hacker Bjorka, Terbaru Ungkap Dalang Pembunuh Munir
"Driver-driver Bus lintas Bandung - Sukabumi masih sopan. Heran sih jika sampai berbuat Anarki. Belum pernah di blong Bus Suos bapak driver mobil hitam. Waktu mudanya mainnya kurang jauh. Cobalah sesekali ke Sumatera, atau ke Pantura. Biar tahu gimana rasanya sensasi lari dengan Bus Suos," cuit publik.
"Zaman sekarang perbanyak sabar, inget banyak CCTV dan kamera netizen. Kalau emang jago main dong di ring. Ini sih pengen viral," kata netizen.
Bagaimana Menyikapi Pengemudi Arogan di Jalan?
Praktisi Road Safety & Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu mengatakan pemicu pengemudi agresif biasanya berhubungan dengan kekuasaan, dimensi kendaraan lebih besar atau kendaraan yang dikemudikan lebih mahal dan mewah.
Sedangkan penyebabnya adalah kesadaran aturan hukum dan tata tertib berlalu lintas di jalan yang lemah, kesadaran berbagi yang lemah, dan penegakan hukum pasca kejadian yang kurang tegas.
Menghadapi perilaku pengemudi seperti ini, Jusri menyarankan agar pengemudi menyediakan spare waktu untuk setiap perjalanan, sehingga tidak dalam tekanan waktu saat mengemudi.
Berita Terkait
-
MTI Minta Insentif Motor Listrik Dievaluasi, Subsidi Dialihkan ke Bus Listrik
-
Viral Wanita Ngamuk Tuduh Bocah Laki-laki 4 Tahun Sentuh Bokongnya di China
-
Sebuah Truk Terguling di Jalan Tol Dalam Kota Akibat Pecah Ban, Kernet Alami Luka-luka
-
Polisi Temukan Uang Rp1,9 M di Rumah Sika Ae Wanita di Video Viral Biksu Thailand
-
Purbaya Bantah Kantongi Rp 100 Miliar dari Jual Beli Jabatan Kemenkeu
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!