BeritaHits.id - Muhammad Agung Hidayatullah alis MAH (21), pedagang es di Madiun yang ditangkap polisi karena terbukti punya keterlibatan dengan Hacker Bjorka mengaku diberi sejumlah uang.
MAH secara blak-blakan, uang yang digelontorkan Hacker Bjorka kepada dirinya ternyata cukup fantastis.
Seperti diketahui, MAH menjual akun Telegram pribadinya ke admin Bjorka. Channel yang dijual bernama @Bjorkanism.
Menurut MAH, Bjorka merupakan sosok hacker yang bagus hingga memotivasi dirinya untuk membuat channel di Telegram tersebut.
"Dibeli Rp. 100 dolar. Nilainya sekitar Rp. 1,4- Rp.1,5 jutaan dalam bentuk Bitcoin," Kata MAH dalam wawancara yang ditayangkankan KOMPASTV dikutip Beritahits.id pada Minggu, (18/9/20220.
Dia menjelaskan bagaimana dirinya bisa terlibat dengan Hacker Bjorka.
Pemuda putus sekolah ini mulanya membuat channel di Telegram dengan nama Bjorkanism. Kemudian dia mengunggah ulang kicauan-kicauan Bjorka sebanyak tiga kali. Rupanya channel yang dia buat banyak disukai.
Sejak awal MAH memang berniat akan menjual channel tersebut. Gayung bersambut, channel nya justru dilirik langsung oleh admin Bjorka lalu tertarik untuk dibeli.
"Sebelumnya dia ngasih pengumuman di grup privasinya, saya masuk di situ. 'Yang pegang channel ini DM saya, saya kasih 100 dolar'. Langsung gercep saya chat,"ungkap MAH sambil cengengesan menceritakan kembali awal mula terlibat dengan Bjorka.
Baca Juga: Pemuda Madiun Jual Channel Bjorkanism ke Bjorka Demi Bantu Orang Tua dan Bayar Cicilan
Tak ingin mensia-siakan kesempatan, MAH kemudian menginstal aplikasi dan mempelajari soal Bitcoin lewat Youtube.
Lebih lanjut, setidaknya MAH memberi dua petunjuk soal sosok Bjorka yaitu Bitcoin dan Bahasa Inggris.
Sebelumnya MAH bilang, dirinya mendapat uang dari Bjorka sebesar 100 dolar dalam bentuk Bitcoin.
Bahasa Inggris
Berdasarkan pengakuan MAH, proses transaksi dan seluruh percakapan dirinya dengan sang peretas menggunakan Bahasa Inggris.
"Pakai translate (Google translate), tinggal ketik saja," katanya.
Berita Terkait
-
Rupiah Berbalik Loyo di Senin Sore ke Level Rp 16.800/USD
-
Propam Pastikan Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Pedagang Es Gabus, Aiptu Ikhwan Tetap Jalani Pembinaan
-
Berlawanan IHSG, Rupiah Justru Berjaya di Senin Pagi
-
Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
-
KPK Sita Dokumen Proyek Hingga Barang Bukti Elektronik dari Kantor Wali Kota Madiun
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!