BeritaHits.id - Aksi demo yang dilakukan massa mengenai kenaikan BBM rupanya masih berlangsung belakangan ini.
Kini, massa aksi yang diduga mahasiswa bahkan sampai mencopot nama gedung DPRD Banyuwangi, Jawa Timur.
Hal tersebut diketahui dari unggahan akun @majeliskopi08.id di jejaring media sosial Instagram.
Dalam rekaman video tersebut memperlihatkan seorang pria massa aksi demo naik dan mencopot setiap huruf nama gedung DPRD Banyuwangi satu persatu.
Baca Juga: Buruh Kembali Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Polisi Terjunkan Ribuan Personel
Papan huruf nama itu lalu dibuangnya ke bawah dan jatuh ke tanah.
Pria itu dengan mudahnya mencopot nama gedung DPRD Banyuwangi dan disaksikan oleh massa aksi demo lainnya.
Menurut keterangan, massa aksi demo tolak kenaikan BBM itu mengganti nama gedung DPRD menjadi tulisan 'Mosi Tidak Percaya' menggunakan pilok.
"Aksi Demo Mahasiswa Banyuwangi Tolak Kenaikan BBM Jum'at (16/9/2022) mahasiswa membakar ban dan mencopot papan nama Gedung DPRD dan diganti tulisan Mosi Tidak Percaya," tulis keterangan dilihat Beritahits.id, Senin (19/09/2022).
Sementara itu, adapula mahasiswa yang memberikan orasi kepada massa aksi demo kala itu.
Baca Juga: Terpopuler: Heboh Isu Rumah Tangga Syahrini Goyang, Demo Tolak BBM di Istana Bogor Ricuh
Melansir akun @majeliskopi08.id, demo tolak kenaikan BBM itu sempat diwaranai kericuhan karena massa aksi merobohkan pagar pintu masuk kantor Bupati Banyuwangi.
Orasi dan pembakaran ban juga dikabarkan dilakukan kembali di halaman kantor Bupati Banyuwangi saat itu.
Diketahui, mahasiswa masih melakukan aksi demo karena pimpinan DPRD dan Bupati Banyuwangi diduga tak pernah menemui mereka yang turun ke jalan.
"Apa alasan mahasiswa melakukan hal demikian? Karena aksi mereka selama ini tak pernah ditemui oleh pimpinan DPRD dan Bahkan Bupati Banyuwangi," tulis keterangan.
Tayangan itu seketika viral dan dibanjiri beragam tanggapan di kolom komentar.
Warganet menilai apa yang dilakukan massa aksi telah benar, namun adapula yang tak setuju dengan alasan lain.
"Mantap. Gagah dan pemberani," tulis @eka***.
"Lah gampang amat dicopot ternyata gituan ya? kirain nempel kuat sama tembok," timpal @thoy***.
"Semangat yang sedang berjuang demi kebaikan kita semua," ujar @feri***.
"Seharusnya jangan dicopoti. Itu ntar jadi alasan DPRD buat ngajuin anggaran lagi buat kesempatan dilebih-lebihin dananya. Masak nggak tahu," ungkap @rio***.
Berita Terkait
-
Intel Todong Pistol di Demo RUU TNI? ICJR: Seharusnya Tidak Boleh!
-
Film Horor 'Pembantaian Dukun Santet' Diangkat dari Thread Viral, Ini Ceritanya!
-
Viral Polisi Suruh Pendemo Tolak UU TNI Cap Jari dan Foto, Publik Murka: Mereka Penjahat?
-
Demo Tolak UU TNI, Mahasiswi Ini Skakmat Annisa Mahesa: Diskusi Baik-baik Mau Didengar?
-
Aksi Tolak UU TNI dan RUU Polri Disorot Mancanegara, Diwartakan Inggris Hingga Rusia
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak