BeritaHits.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) pada Rabu (21/9/22).
Hasilnya, KPK mengamankan delapan orang yang terlibat dalam dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).
Delapan orang tersebut di antaranya adalah PNS pada Kepaniteraan MA Desy Yustria (DY), PNS pada Kepaniteraan MA Muhajir Habibie (MH), Panitera MA Edi Wibowo (EW), PNS MA Albasri (AB), PNS MA Elly Tri (EL), PNS MA Nurmanto AKmal (NA), Pengacara Yosep Parera (YP), dan Pengacara Eko Suparno (ES).
Ketua KPK Filri Bahuri menerangkan bahwa pihaknya telah menyita barang bukti berupa uang 205 ribu dolar Singapura dan Rp50 juta dari OTT terkait dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).
Dari delapan orang yang diamankan, publik menyoroti satu tokoh yang selama ini selalu menggembar-gemborkan soal hukum melalui konten-konten yang ia buat di media sosial. Ia adalah Pengacara Yosep Parera.
Salah satu warganet bahkan sampai mengunggah video before dan after dari Pendiri Rumah Pancasila tersebut.
Warganet ini mengunggah dua klip video yang begitu kontradiktif. Video pertama berisi potongan salah satu konten dari YouTube Rumah Pancasila di mana Yosep sedang menerangkan bahwa seorang polisi harus memahami aturan hukum yang ada.
"Polisi itu harus memahami soal aturan hukum yang ada sehingga mereka mampu untuk melaksanakan tugas mereka, melaksanakan perintah undang-undang kepada mereka," ujar Yosep Parera seperti dikutip BeritaHits.id pada Jumat (23/9/22).
Kemudian, pada video kedua berisi potongan video ketika Yosep Parera mengenakan baju oranye sebagai tersangka suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).
Baca Juga: Hakim Sudrajad Jadi Tersangka Suap Di KPK, Begini Respons Mahkamah Agung
Pada kesempatan tersebut, Yosep angkat bicara terkait penangkapannya sebagai tersangka dalam kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).
"Yang pertama saya mohon maaf untuk semua pengacara yang ada di Indonesia. Inilah sistem yang buruk di negara kita di mana setiap aspek yang dibuat dari atas itu harus mengeluarkan uang. Salah satu korbannya adalah kita, maka saya dan Mas Eko sebagai lawyer itu mengakui secara jujur bahwa kami menyerahkan uang kepada salah seorang di Mahkamah Agung," kata Yosep.
Pendiri Rumah Pancasila tersebut lantas menegaskan bahwa dirinya akan membuka kasus tersebut.
"Sebagai penegak hukum, kami meerasa moralitas kami rendah dan kami bersedia untuk dihukum seberat-beratnya," pungkasnya.
Respons Warganet
Video unggahan ini sontak saja menuai beragam komentar dari warganet. Mereka dibuat terkaget-kaget dengan penangkapan pengacara asal Semarang tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Hakim Sudrajad Jadi Tersangka Suap Di KPK, Begini Respons Mahkamah Agung
-
Hakim Agung Sudrajad Dimyati Jadi Tersangka Suap, MA Serahkan Proses Hukum ke KPK dan Bakal Kooperatif
-
Terjerat Korupsi, Hakim Agung Sudrajad Dimyati Punya HArta Rp10,7 Miliar Tanpa Utang
-
KPK Amankan 8 Orang Saat OTT di MA, Sita Uang 205 Ribu Dolar Singapura dan Rp50 juta
-
KPK Tetapkan Hakim Agung Sudrajad Dimayati Sebagai Tersangka Kasus Suap, Uang Rp2,6 Miliar Disita
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!