Scroll untuk membaca artikel
Reza Gunadha | Evi Nur Afiah
Senin, 26 September 2022 | 12:52 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual anak. (Shutterstock)

"Mohon kepada Propam Cirebon dan propam Jabar dan Mabes Polri turun memeriksa," tutur Hotman.

Psikolog: Trauma Berat Mengintai Korban Kekerasan Seksual Anak

Anak yang menjadi korban kekerasan seksual berpotensi mengalami trauma berat, yang membuatnya tidak memiliki kepercayaan pada siapapun.

Apalagi jika kekerasan terjadi di sekolah dan lingkungan pendidikan, di mana anak seharusnya dilindungi dan mendapat pendidikan.

Baca Juga: Guru PPPK Bandar Lampung Ngadu ke Hotman Paris Belum Digaji 10 Bulan, Sang Pengacara Minta KPK Turun Tangan

“Jadi pada korban efeknya luar biasa merusaknya secara seksual apalagi dilakukannya di lembaga yang semestinya suci, sakral dan dilakukan oleh orang yang semestinya justru menjadi panutan teladan dan tonggak moralitas,” ucap Psikolog klinis Ratih Ibrahim.

Selain runtuhnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan, korban pelecehan seksual juga tak hanya "dirusak" secara fisik tapi berpotensi mengalami trauma berkepanjangan.

“Jadi dampaknya kepada masyarakat muncul goncangan insecurity atau ketidakamanan dan kepercayaan luar biasa besar, dan pada korbannya itu rusaknya dahsyat banget,” ujar Ratih.

Dengan demikian, ia berharap institusi pendidikan dapat melakukan seleksi tenaga pengajar secara lebih ketat, dengan harapan bisa mencegah masuknya ‘penjahat’ dalam institusi tersebut. Selain itu juga penting melihat kepribadiannya dan integritas sebagai seorang tenaga pendidik profesional.

“Artinya bukan hanya berbasis pada kompetensi, penampilan, performa dan sebagainya. Kita harus menelisik kepada latar belakangnya secara jeli, kemudian value-nya dia terhadap nilai hidupnya, apakah dia menghormati kesucian, menghormati kemanusiaan dan menghormati anak didiknya sebagai titipan dari Allah kepada dia,” ucap lulusan psikologi Universitas Indonesia (UI) itu.

Baca Juga: Terpopuler: Banjir Nyinyiran Netizen, Nikita Mirzani Sebut Dirinya Blacklist, Media Vietnam Takjub dengan Timnas

Pendiri dan CEO Personal Growth itu mengatakan, jika pelecehan seksual sudah terjadi, pelaku harus dihadapkan pada konsekuensi hukum yang tegas dan adil sesuai bukti dalam pengadilan. Ia juga meminta guru serta orang tua bekerja sama melindungi dan mendengarkan korban.

Load More