BeritaHits.id - Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening sentil Mahfud MD yang dinilai tak tahu batasan kewenangannya sebagai Menko Polhukam.
Hal tersebut disampaikan Roy yang tayang di video kanal YouTube KOMPASTV pada Selasa (27/09/2022).
Menurut Roy, Mahfud MD tak perlu ikut campur urusan yang ditangani oleh KPK.
Mahfud MD disebut tak perlu bertindak di luar wewenangnya sebagai Menko Polhukam.
"Itu yang saya politisasi. Karena apa? Pak Mahfud tidak ada urusan di penegakan hukum yang konkrit begini. Ini urusan pimpinan KPK," ungkap Roy dilihat Beritahits.id Selasa (27/09/2022) dilansir dari video Kompas TV.
"Kok dia bisa ngomong (soal) teknis. Dia harus bisa membatasi kewenangan dia dimana. Apakah dia bisa masuk mempengaruhi penyidikan? Apakah KPK ini sudah di bawah Menko Polhukam?" lanjutnya.
Pengacara Lukas Enembe itu menyampaikan bahwa dirinya menghormati KPK sebagai lembaga independen, sehingga Mahfud MD pun dianggap sudah seharusnya melakukan hal serupa.
Dia juga mengatakan bahwa Menko Polhukam itu selalu off-side.
"Dia berpikir bangsa ini negara ini dia yang punya," tutur Roy.
Baca Juga: Presiden Jokowi minta Lukas Enembe hormati panggilan KPK
Lebih lanjut, Roy menyebut pernyataan Mahfud MD bisa menimbulkan dan memicu hoaks hingga mengganggu masyarakat terutama warga Papua.
"Kok Mahfud ini membypass statement-statement yang bisa membuat hoaks, membuat pembodohan publik, menganggu semua kita, membuat narasi-narasi," pungkas Pengacara Lukas Enembe.
Tag
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi minta Lukas Enembe hormati panggilan KPK
-
Tokoh Papua Minta Lukas Enembe Pro Aktif Hormati Proses Hukum
-
Lukas Enembe Disebut Punya Tambang Emas,KPK: Datang Pemeriksaan Sampaikan Langsung Dihadapan Penyidik
-
Wakil Ketua KPK Datangi UIN Walisongo Semarang, Minta Mahasiswa Jauhi Korupsi
-
Kuasa Hukum Lukas Enembe Ingin Ajak Tim Dokter KPK ke Papua, Ali Fikri: Kami Memanggil Bukan Dipanggil
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!