BeritaHits.id - Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali menilai, safari politik yang dilakukan Puan Maharani belakangan ini menunjukan hasil yang jauh baik dibandingkan sebelumnya.
Hal ini karena adanya dukungan dari Dewan Kolonel besutan elit-elit PDIP mendukung tuan putri Puan, maju pencapresan pada 2024 nanti.
Meski begitu, dia membaca masih terdapat kelemahan Puan untuk memperkenalkan dirinya kepada publik.
Effendi menyarankan tim komunikasi Puan Maharani untuk menciptakan Dewan Kokreasi.
"Ilmu komunikasinya disebut dewan kokreasi. Jadi harusnya yang harus betul-betul dicari tahu lewat blusukan itu seperti apa, yang ditunggu oleh publik untuk Puan, itu apa," kata Effendi dalam wawancara yang ditayangkan Kanal Youtube tvOneNews dikutip Beritahits.id pada Kamis, (29/9/2022).
Pada saat blusukan misalnya, tim komunikasi Puan harus mengatur bagaimana supaya publik yang berbicara lebih banyak dibanding Puan.
"Nantinya Puan mungkin bisa menanggapi satu dua kali sambil memahami apa yang disampaikan oleh rakyat atau publik. Mungkin begitu," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Effendi juga berbicara soal resiko melakukan kampanye politik lebih dini mengingat ajang demokrasi yang terbilang masih jauh. Hal ini berlaku kepada semua tokoh yang digadang-gadang bakal maju pada pencapresan 2024.
"Sebenarnya tidak ada resiko khusus. Jangan-jangan pada sisi lain ada pekerjan-pekerjaan mereka dengan posisi menteri atau berbagai pekerjaan mereka yang lainnya jadi terganggu (karena kampanye)," katanya.
Baca Juga: Heboh Daftar '10 Prestasi Puan Maharani', Isinya Banjir Sindiran Warganet
Sementara itu, Monica Kumalasari Ahli Mikro Ekspresi menambahkan, bahwa fenomena blusukan ini dilakukan karena sudah berhasil diterapkan oleh Presiden Jokowi jelang pemilu.
Dia membaca, fenomena tersebut kemudian diikuti oleh para calon-calon presiden mendatang, demi mendapat simpati dari rakyat. Mereka ingin menunjukan bahwa calon pemimpin tersebut merupakan sosok yang merakyat sama seperti Jokowi.
Monika menyebut sosok Ganjar Pranowo lebih luwes dibandingkan Anies Baswedan.
"Kalau kita lihat pak Ganjar sudah lewes seperti orang biasa. Dia bertemu orang kemudian ada yang mengabadikan di sana. Yang mereka lakukan ini karena memang untuk diviralkan," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Survei Capres 2024: Puan Maharani Tak Mendongkrak Elektabilitas PDIP
-
Hasil Survei, Usung Puan Maharani Elektabilitas PDIP Akan Jeblok
-
Soal Safari Politik Puan Maharani ke AHY, Demokrat: Kami Sangat Terbuka
-
Geopolitik: Ganjar - Puan Disukai Rusia dan China, Anies - Andika Golden Boys Amerika Serikat
-
Heboh Daftar '10 Prestasi Puan Maharani', Isinya Banjir Sindiran Warganet
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!