BeritaHits.id - Petugas pemadam kebakaran turun tangan melakukan misi penyelamatan usai menerima laporan dari masyarakat. Sebuah peristiwa unik dialami bocah laki-laki usia 10 tahun.
Dilansir dari laman Daily Star, kepala korban tersangkut kerucut lalu lintas atau penanda jalan saat bermain di sekolah. Peristiwa ini terjadi di Malaysia.
Pihak sekolah sebelumnya sudah mencoba menggeser kerucut dari kepala korban sebelum akhirnya menghubungi layanan darurat.
Tak lama setelah mendapat laporan, petugas langsung bergegas mendatangi lokasi kejadian.
Butuh waktu sekitar 20 menit untuk melepaskan kerucut pembatas jalan dari kepala korban. Petugas memotong kerucut menggunakan alat penyelamat.
"Enam petugas pemadam kebakaran bergegas ke tempat kejadian dengan Alat Penyelamatan SOS setelah menerima telepon tentang insiden," kata Komandan operasi Mohd Ezal Azman.
Stasiun Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pontian beruntungnya mampu dengan lembut memisahkan kepala murid dari kerucut hingga bocah tidak merasakan sakit. Benda berwarna orange akhirnya terlepas dari kepala bocah.
Kejadian serupa, viral di media-media sosial peristiwa petugas pemadam kebakaran atau damkar yang menghadapi kasus unik, yakni melepaskan cincin yang tersangkut di kelamin seorang lelaki.
Lewat akun Twitter @areajulid, Kamis (30/6/2022), tampak potongan foto pemberitaan petugas damkar tengah membantu lelaki itu melepaskan cincin pada alat kelaminnya.
Baca Juga: Gegara Dipaksa Berhubungan Badan, Gadis Ini Terpaksa Bunuh Pacarnya
"Lagian ngapain bang, ngerepotin damkar," tulis akun itu sebagai keterangan unggahan.
Akun itu juga mengunggah hasil bidik layar pemberitaan media lokal yang menginformasikan adanya lelaki iseng memasang cincin di kemaluannya tapi tak bisa dilepas.
Peristiwa itu sendiri terjadi hari Selasa 28 Juni 2022. Saat itu, dua petugas Damkar Pos Majenang, Kabupaten Cilacap, yakni Slamet Riyanto dan Oki Subastian, mendapat laporan permintaan bantuan.
Keduanya bergerak setelah mendapat laporan seorang warga Desa Limbangan, Kecamatan Wanareja, Cilacap, kesakitan setelah iseng memasang cincin pada kemaluannya.
"Adik korban yang laporan, datang ke pos. Korban sudah dibawa ke RSUD Majenang, tapi sulit dilepas cincinnya. Karena itu, adiknya inisiatif datang ke pos minta bantuan," kata Slamet.
Slamet dan Oki lantas menyambangi rumah korban. Benar saja, saat keduanya datang, korban mengerang kesakitan, tak bisa berjalan, karena alat vitalnya bengkak.
Berita Terkait
-
Malaysia-UEA Rival Berat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, Iqbal: Kami Yakin dengan Kekuatan Sendiri
-
Gegara Dipaksa Berhubungan Badan, Gadis Ini Terpaksa Bunuh Pacarnya
-
Ayah Sebagai Kepala Keluarga Punya Peran Besar Membangun Keluarga Harmonis
-
Persiapan Timnas Indonesia Oke, Iqbal Gwijangge Tatap Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 dengan Penuh Percaya Diri
-
Awas Bikin Migrain Semakin Parah, Coba Kurangi Konsumsi Makanan Ini
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!