BeritaHits.id - Belum selesai dari sorotan tajam masyarakat luas karena kasus Sambo, kini Polri kembali menjadi sorotan dalam tragedi Kanjuruhan.
Pasalnya, tembakkan gas air mata ke arah tribun yang dilakukan oleh aparat kepolisian dinilai menjadi penyebab utama dari tragedi yang menewaskan ratusan nyawa tersebut.
Atas insiden tersebut, kini Polri masih menjadi sasaran amukan publik.
Banyaknya video yang mempertontonkan aksi para aparat yang dinilai tidak manusiawi, membuat instansi Kepolisian makin menjadi bulan-bulanan publik.
Seperti video yang belum lama ini viral, tersebar video diduga oknum Polisi menyampaikan kalimat kematian saat memantau kerusuhan suporter Arema FC.
Melalui video yang tersebar di Twitter ini, diduga oknum Polisi dan Dokpol berada di dalam ambulans. Keduanya lantas terlibat perbincangan yang begitu membuat publik bergejolak.
"Jarang-jarang lihat ini. Kena kepalanya," ucap seseorang diduga Dokpol sambil tertawa-tawa.
"Perang. Rekan-rekan kalau ngawur, ngawur dok Brimob dok. Mati kalau lawan Brimob dok. Mati! Disikat!" saut satu orang lainnya.
Di akhir klip video tersebut, terdengar suara diduga oknum Polisi yang memperingatkan bahwa rekannya akan banjir pasien.
Baca Juga: Masih Misteri Siapa Sosok Komando Dibalik Penembakan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan Malang
"Siap-siap pasien banyak dok," pungkasnya.
Video ini sontak saja menjadi sorotan netizen. Netizen tentu saja langsung mendidih saat mendengar percakapan tersebut.
"Astaghfirullah. Mereka ketawa-ketiwi menyaksikan tragedi kemanusiaan ini. Terbuat dari apa hatimu dok?" tulis netizen.
"Itu hati nuraninya ke mana kok ngomong begitu. Innalillahi," tambah netizen lain.
"Yang di dalam mobil semuanya biadab!" kata netizen lain.
"Polisi bahagia melihat penganiayaan dan pembunuhan itu masuk akal. Ini seorang dokter sepertinya girang banget sambil tertawa bahagia melihat pembunuhan masal. Profesi dokter itu untuk menyehatkan atau untuk membunuh?" imbuh netizen lain.
"Gue lihatnya nangis, ini malah ketawa-ketawa. Orang gila," komentar netizen lainnya lagi.
Berita Terkait
-
Kinerja PSSI Tangani Tragedi Kanjuruhan: Hukum Arema, Umumkan Temukan Miras
-
Masih Misteri Siapa Sosok Komando Dibalik Penembakan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan Malang
-
Heboh Kesaksian Penjual Dawet di Stadion Kanjuruhan Malang, Ternyata.....
-
Media Asing Liputan Langsung ke Stadion Kanjuruhan Usai Tragedi Menelan 125 Korban Jiwa Meninggal Dunia
-
Buntut Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Mendapatkan Sanksi hingga Denda
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!