BeritaHits.id - Seorang pria terlihat mengenakan baju tahanan berwarna orange. Kedua tangannya dalam keadaan di borgol. Video tersebut mencuri perhatian warganet di sosial media.
Pasalnya, raut wajah pria yang bersembunyi di balik masker tidak dapat menutupi kesedihan yang mendalam.
Mata pria paruh baya ini tampak berkaca-kaca seolah tubuhnya berkata menyesal atas tindakan yang telah dia perbuat.
Dia menahan tangisnya saat dihadirkan dalam acara jumpa pers, digelar oleh kepolisian Riau belum lama ini.
Berdasarkan rekaman video yang bagikan akun TikTok dengan nama pengguna @afiatananda, pria berjenggot itu merupakan tersangka pengguna bahan peledak yang sudah membahayakan nyawa orang lain. Pria itu berinisial MN.
"MN belajar buat bom dari Youtube pernah meledakan beberapa kali," tulis keterangan pada video dikutip Beritahits.id pada Sabtu, (8/10/2022).
Pengunggah video mengungkap alasan MN merakit bahan peledak itu, hingga akhirnya ia harus meringkuk di balik jeruji besi tahanan. Alasannya justru bikin hati tersayat-sayat.
Meski usianya sudah tidak muda lagi, MN kerap sekali mendapat bullyan dari oknum warga di kampungnya. Mereka mengejek penampilan MN.
"Sering diejek, MN rakit bom paralon," cuit narasi pada video.
Baca Juga: 6 Tips Menghadapi Kesedihan Supaya Tidak Berlarut-Larut
Sebelum digulung polisi, kekesalan MN semakin memuncak. Dia sengaja menaruh bahan peledak hasil rakitan di dekat rumah warga yang sering mengejek.
MN kemudian langsung diamankan Polda Riau di Seberida, Indragiri Hulu, Riau.
Video dengan durasi 9 detik itu sudah ditonton 928 ribu kali tayangan, 99 ribu disukai dan 3440 komentar.
"Bang minta tolong sama Pak Kapolda untuk memberikan dia pekerjaan dengan keahliannya," kata neter.
"Semangat pak, wajar kok orang yang suka nge roasting orang tanpa mencermin diri sendiri itu wajib dikasih pelajaran," ungkap warganet.
"Kenapa pelaku penghinaan nggak ikutan salah yah ?? kalau ada kayak gitu harusnya salahkan dua-duanya biar Adil. Jadi nggak ada yang saling ledek lagi," tutur netizen.
Berita Terkait
-
Gubernur Riau Abdul Wahid Cuma Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Belum Putuskan Ajukan Banding
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
-
Pasca Ledakan Bom, 20 Ribu Polisi Jaga Lokasi Pidato Kenegaraan Presiden Filipina
-
Ratusan Hektare Mangrove di Riau Habis Dibabat, Kapolda Turun Tangan
-
Pertamina Temukan Sumur Baru di Blok Rokan, Produksi Awal Tembus 2.035 Barel per Hari
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!