BeritaHits.id - Usai lebih dari sepekan Tragedi Kanjuruhan menggemparkan publik, akhirnya salah satu pihak yang ditunggu-tunggu untuk ikut andil dalam penanganan anak-anak korban tragedi berdarah tersebut muncul.
Ia adalah Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi.
Pada Senin (10/10/22) kemarin, pria yang akrab disapa Kak Seto ini akhirnya mendatangi anak-anak korban Tragedi Kanjuruhan di Malang.
Pada kesempatan tersebut, Kak Seto mengimbau pihak terkait agar menjamin seluruh sarana dan prasarana pertandingan sepak bola agar ramah anak. Ia juga meminta agar pihak terkait memprioritaskan keselamatan anak.
Tak hanya itu, Kak Seto juga menyebut bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi psikologis anak-anak korban Tragedi Kanjuruhan.
"Kami tadi mewawancarai tiga anak. Kelihatannya juga sudah mulai tenang kembali. Beberapa ada yang masih diinfus, meskipun belum bisa banyak bergerak. Tapi senyumnya sudah mulai mengembang," kata Kak Seto seperti dikutip melalui kanal YouTube KOMPAS TV pada Senin (11/10/22).
"Kami juga ingin menyampaikan di dalam peristiwa dengan melibatkan jumlah massa yang besar. Mohon sarana prasarana betul-betul mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Karena sepak bola adalah acara keluarga juga sekaligus hiburan, kebersamaan. Tentu ada yang mengajak putra putrinya. Kalau perlu ada tempat khusus untuk anak sehingga jika terjadi sesuatu yang tidak terduga maka nomor satu yang paling dilihat diselamatkamn adalah anak," imbuhnya.
Momen ketika Kak Seto mengunjungi rumah sakit tempat anak-anak korban Kanjuruhan dirawat dapat dilihat melalui unggahan kanal YouTube KOMPAS TV.
Unggahan ini sontak saja menuai beragam tanggapan pro kontra dari publik. Publik menilai bahwa Seto Mulyadi muncul ketika telah mendapatkan desakan.
Baca Juga: Diduga Demi Iklan, Siapa yang Bertanggung Jawab soal Jadwal Laga Malam Hari di Kanjuruhan?
"Setelah dikomen publik baru Kakek Seto muncul. Tapi kunjungan ini nggak ada amplopnya loh," ujar netizen.
"Minimal mandiri, nggak perlu dikritik didorong baru bergerak," imbuh netizen lain.
"Ada tekanan baru hadir," terang netizen lain.
"Kak Seto setiap ada kasus yang viral baru muncul kak Seto ini hanya pencitraan aja," tambah netizen lain.
"Kak letoy," komentar netizen lainnya lagi.
Berita Terkait
-
Diduga Demi Iklan, Siapa yang Bertanggung Jawab soal Jadwal Laga Malam Hari di Kanjuruhan?
-
Tragedi Kanjuruhan Akhiri Sepak Terjang Nico Afinta Sebagai Kapolda Jatim
-
Sebut Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Bukan Akibat Gas Air Mata, KontraS: Ada yang Ditutupi Polri Hindari Tanggung Jawab
-
Bukan Polri, TGIPF yang Tetapkan Penyebab Kematian 131 Korban Tragedi Kanjuruhan
-
Duka Mendalam bagi korban Tragedi Kanjuruhan, Ratusan Personel Brimob Polda NTT Gelar Doa Bersama
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!