BeritaHits.id - Ganjar Pranowo menanggapi berita hoax soal Jembatan Serayu yang ada di Cilacap, Kabupaten, Jawa Tengah, disebut-sebut ambruk karena genangan air hujan.
Gubernur Jateng tersebut rupanya tidak ingin tinggal diam dengan pemberitaan yang beredar di media sosial itu. Menurut Ganjar, informasi hoax tersebut menambah penyakit di tengah musibah.
"Tolong, jangan dibumbui dengan HOAX! Apa untungnya coba? Malah justru menambah masalah di tengah musibah," cuit Ganjar dalam unggahan di akun Instagram pribadinya dikutip Beritahits.id pada Sabtu, (15/10/2022).
Politisi dari kader PDIP ini menjelaskan bahwa, siapapun boleh memberikan informasi soal bencana. Pasalnya, bencana alam belakangan ini memang kerap terjadi di mana-mana.
Tidak sedikit korban berjatuhan dan banyak juga mengalami kerugiaan disaat terjadi bencana. Oleh sebab itu Ganjar meminta, pengguna internet memanfaatkan media sosial dengan bijak dan baik.
"Mari tetap saling mengingatkan," imbuhnya.
Gubernur Jateng menambahkan, Jembatan Serayu yang namanya dicatut dan beredar di media sosial, saat ini kondisinya aman dan normal.
"Debit airnya memang naik, tapi itu karena hujan saja," jelasnya.
Di sisi lain, Kepala BPBD Cilacap Wijonardi juga membantah keras adanya kabar Jembatan Sungai Serayu Adipala rusak diterjang banjir.
Baca Juga: Pemilik Motor Misterius di Jembatan Srandakan Ditemukan di Sungai Progo, Kondisi Tak Bernyawa
Kondisi jembatan yang menghubungkan Kecamatan Kesugihan dan Kecamatan Adipala itu masih kokoh dan sangat layak dilewati.
Video yang beredar di media sosial terkait Jembatan Sungai Serayu yang rusak, tidak benar.
Berdasar penelusuran, video tersebut diduga merupakan jembatan yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Benenai, Malaka. Video tersebut diduga video lawas yang dibuat pada 2021.
Berita Terkait
-
Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun
-
Marbot Masjid di Cilacap Cabuli 24 Anak, Korban Dipaksa Sumpah Alquran Supaya Bungkam
-
Diancam dengan Sumpah Al-Qur'an, 24 Anak jadi korban Pencabulan Guru Ngaji di Cilacap
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!