BeritaHits.id - Beredar di media sosial video yang mempertontonkan keadaan Markas Komando Polres Luwu, Sulawesi Selatan yang dipenuhi dengan coret-coretan bertuliskan "Sarang Korupsi" hingga "Sarang Pungli".
Kejadian tersebut menjadi viral. Videonya banyak beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @terangmedia pada Minggu (16/10/22).
Dalam video yang beredar, terlihat beberapa sudut tembok, pintu di Unit SIM, bahkan mobil Korlantas Polri yang menjadi target pelaku.
"Sarang Pungli", "Sarang Korupsi!" Begitulah coretan yang ada di beberapa tembok Mako Polres Luwu.
Dikutip dari keterangan yang ditulis pengunggah video, pihak Kapolres Luwu telah memberikan pernyataan soal pelaku pencoretan tersebut.
AKBP Arisandi menuturkan bahwa pelaku merupakan anggota dari Polres Luwu. Ia juga menjelaskan bahwa pelaku mengalami masalah psikologis ataupun kejiwaan.
Lebih lanjut, AKBP Arisandi menerangkan bahwa pelaku sudah bernah mendapatkan perawatan di Poli Jiwa di RSUD Batara Guru.
Kejadian ini sontak saja mencuri perhatian dari publik. Publik begitu menyoroti pernyataan dari pihak Kapolres yang menyatakan bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan.
Publik justru mendukung penuh aksi pelaku.
Baca Juga: Polda Sulawesi Tenggara Gandeng Tiga Kampus Tingkatkan Pengetahuan dan Karakter Personel
"Yang nulis waras sebenarnya itu. Yang melakukan pungli yang gangguan," kata warganet.
"Lah kan bener. Berarti dia emang udah sembuh sehingga melakukan itu. Dia hanya stress karena bekerja tidak sesuai dengan hati nurani dia," imbuh warganet lain.
"Yang bicara fakta malah dibilang ada masalah kejiwaan. Sebenarnya yang ada gangguan kejiwaan itu yang suka jadi pungli dan korupsi," ujar netizen lain.
"Saya rasa yang melakukan pencoretan itu malah waras. Dia kerja nggak sesuai kata hatinya. Nggak papa kalau dipecat rezeki nggak hanya di situ. InsyaAllah lebih barokah," tambah netizen lain.
"Ketika satu orang yang sehat jiwanya melawan 100 orang yang sakit jiwa. Maka satu orang itulah yang dianggap gila. YGY?" komentar netizen lainnya lagi.
Berita Terkait
-
Polda Sulawesi Tenggara Gandeng Tiga Kampus Tingkatkan Pengetahuan dan Karakter Personel
-
Polda Metro Pecat 5 Personel
-
TERUNGKAP! Perdamaian Lesti-Billar di Rumah Sakit, Bukan Usai Umroh
-
Irjen Pol Teddy Minahasa Terancam Hukuman Mati
-
Citra Polisi Babak Belur Dihantam Berbagai Kasus, Penasihat Kapolri: Konsekuensi Bersih-Bersih
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!