BeritaHits.id - Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, telah secara resmi diumumkan sebagai anggota dari Partai Solidaritas Indonesia atau PSI.
Tentu saja, pengumuman ini menambah spekulasi dan rumor bahwa Kaesang mungkin akan segera menduduki posisi Ketua Umum PSI, menggantikan Giring Ganesha.
Namun, apakah Kaesang memiliki kualifikasi yang dibutuhkan untuk memimpin partai ini?
Upacara peresmian Kaesang sebagai anggota PSI berlangsung di kediaman Kaesang di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah.
DPP PSI menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada Kaesang dengan nomor anggota S317420230151515.
Sejumlah pejabat PSI termasuk Ketua Dewan Pembina PSI, Jeffry Geovani, dan Ketua Umum PSI, Giring Ganesha, hadir dalam acara tersebut.
Kaesang mengungkapkan bahwa alasan utamanya bergabung dengan PSI adalah adanya kesesuaian visi dan misi.
Namun, hanya dalam dua hari setelah bergabung, beredar kabar bahwa Kaesang dapat diangkat menjadi Ketua Umum. Meskipun Grace Natalie dari PSI tidak membantah rumor tersebut, dia hanya berharap yang terbaik untuk partai dan Kaesang.
Untuk membahas lebih lanjut mengenai posisi Kaesang dalam partai, PSI akan mengadakan kopi darat nasional (kopdarnas) di The Ballroom at Djakarta Theater pada 29 September 2023.
Baca Juga: Jokowi: Saya Dengar Bisikan, Industri Media Sedang Tidak Baik-baik Saja
Menurut Sekjen PSI, Isyana Bagoes Oka, agenda pertemuan tersebut akan mencakup pembahasan mengenai usulan Kaesang sebagai Ketua Umum.
Kaesang Pangarep bukanlah satu-satunya anggota keluarga Presiden Joko Widodo yang terjun ke dalam dunia politik. Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution, anak dan menantu presiden, telah menduduki posisi sebagai Wali Kota Solo dan Wali Kota Medan, masing-masing.
Dengan latar belakangnya sebagai pengusaha muda yang sukses dan keaktifannya di media sosial, Kaesang telah menarik banyak perhatian publik.
Keputusannya untuk bergabung dengan PSI dianggap sebagai langkah yang dapat membawa angin segar dan suara tambahan bagi partai tersebut, terutama menjelang Pemilu 2024.
Namun, meskipun Kaesang mungkin belum memiliki pengalaman politik yang signifikan, Adi Prayitno dari Parameter Politik Indonesia percaya bahwa nama besarnya dapat membantu PSI untuk mencapai ambang batas suara yang dibutuhkan untuk mendapatkan kursi di DPR RI.
Kaesang, dengan portofolio dan popularitasnya, dianggap memiliki potensi untuk menjadi daya tarik tersendiri bagi PSI.
Berita Terkait
-
Jokowi: Saya Dengar Bisikan, Industri Media Sedang Tidak Baik-baik Saja
-
Bobby Nasution soal Kaesang Gabung PSI: Semakin Mantap Politiknya, Cita-citanya Tercapai
-
Takut Dimarahi Gibran, Jokowi Minta PWI Tak Heboh Soal Tawarannya Gelar HPN 2024 di IKN
-
Pesan Jokowi Soal Rempang ke Jajarannya: Kedepankan Kepentingan Masyarakat
-
Megawati Soal Cawapres Ganjar: Bicara dengan Jokowi, Minta Pentunjuk Tuhan hingga Dengar Masukan Parpol Koalisi
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!