BeritaHits.id - Rumah dinas Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo digeledah KPK pada Kamis (28/9/2023). Apa saja temuan KPK dalam penggeledahan ini?
Hingga berita ini ditulis, proses penggeledahan masih berlangsung.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengonfirmasi bahwa rumah dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo digeledah oleh penyidik.
Namun Ali belum memberikan keterangan lebih detail mengenai apa saja temuan tim KPK dalam penggeledahan tersebut.
Sebelumnya, pada 14 Juni 2023, KPK mengumumkan telah membuka penyelidikan soal dugaan tindak pidana korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).
Informasi tersebut diumumkan oleh Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu.
"KPK sedang melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi di Kementan," kata Asep.
Saat itu, Asep belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kasus tersebut karena prosesnya masih dalam tahap penyelidikan.
"Betul, masih dalam proses penyelidikan. Mohon maaf belum ada informasi yang bisa kami sampaikan," tambah Asep.
Baca Juga: Ali Fikri Sebut KPK Sedang Geledah Rumah Dinas Syahrul Yasin Limpo
Profil Syahrul Yasin Limpo
Syahrul Yasin Limpo adalah seorang politisi asal Sulawesi Selatan, Indonesia. Ia menjabat sebagai Menteri Pertanian sejak tahun 2019.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan dari tahun 2008 hingga 2018. Ia juga merupakan ketua Partai NasDem.
Profil Kehidupan Awal dan Pendidikan
Syahrul Yasin Limpo lahir pada tanggal 16 Maret 1955 di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia adalah anak dari Yasin Limpo, mantan gubernur Sulawesi Selatan, dan Andi Mappaturung.
Limpo menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin di Makassar dan lulus pada tahun 1983. Ia kemudian meraih gelar magister hukum dari universitas yang sama pada tahun 1994.
Berita Terkait
-
Ali Fikri Sebut KPK Sedang Geledah Rumah Dinas Syahrul Yasin Limpo
-
Rumah Dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo Digeledah KPK, Kasus Apa?
-
Ogah Disebut 'Giliran Viral Baru Ditindak' KPK Manfaatkan AI Pantau Kekayaan Pejabat
-
Johnny Plate Bantah Minta Uang Rp 500 Juta Tiap Bulan Hingga Dibiayai Tour ke Eropa
-
Edward Hutahaean Kembai Disebut Disidang Korupsi BTS 4G: Minta Uang 8 juta Dollar US hingga Ancam Buldoser Kominfo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!