BeritaHits.id - Kasus Kopi Sianida belakangan kembali diperbincangkan usai dibuat sebuah film dokumenter. Kasus yang melibatkan Jessica Wongso itu disebut memiliki berbagai kejanggalan di berbagai sisi.
Bahkan salah satu pengacara Jessica, yakni Yudi Wibowo menyebutkan bahwa rumah kliennya pernah didatangi puluhan polisi tanpa surat perintah.
"Saya menerima kuasa sejak tanggal 10 tanggal 11 [Januari 2016], waktu itu di rumahnya terjadi penggerebekan polisi, saya kebetulan sepupunya Jessica, siang jam 12 ternyata pada tanggal 10 itu sudah ditunggu orang banyak dari Polsek Tanah Abang, saya bilang suruh kasih surat panggilan saja," kata Yudi di tayangan Indonesia Lawyers Club pada 2016 lalu.
"Enggak tahunya jam 9 jam 10 [malam] datang lagi 20 sampai 30 orang dari Polda, tanpa membawa surat secarik kertas pun dan mau introgrsi dan penggeledahan tanpa surat tanpa izin pengadilan," imbuhnya.
Digeruduk puluhan aparat, Yudi menyebut bahwa introgasi dan penggerudukan seharusnya tak bisa dilakukan pasalnya Jessica masih berstatus saksi. Puluhan polisi itu juga tak ada yang membawa surat perintah atau izin dari pengadilan.
"Lalu ditefokan ke subditnya, yang katanya pernah nembak John Kei saya dimaki 'kau ini anjing babi, advokat begitu mempersulit penyelidikan'," ungkap Yudi.
"Saya beranggapan saya kok berhadapan dengan polisi hutan nih bukan Polda Metro Jaya, berhadapan sama orang banyak saya bisa apa. Rumah digeledah diambil dibawa ke polda," tandasnya.
Kemudian Jessica ikut dibawa ke kantor polisi yang masih ditemani Yudi. Kala itu Jessica diminta untuk melakukan hipnoterapi dan introgasi.
Baca Juga: Ditentang Pendeta dan Keluarga, Ini Alasan Otto Hasibuan Akhirnya Mau Bela Jessica Wongso
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!