BeritaHits.id - Banyak teori konspirasi berkembang terkait kejanggalan kematian Wayan Mirna Salihin tahun 2016 silam. Salah satunya tentang dugaan adanya asuransi Mirna sebesar USD 5 juta atau setara Rp69 miliar yang isunya diincar oleh keluarganya.
Asumsi ini lantas ditanggapi oleh kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan, di tayangan kanal YouTube Intens Investigasi.
Otto sendiri terlihat tertawa ketika disinggung soal spekulasi tersebut, termasuk dugaan bahwa pihak Edi Darmawan Salihin berusaha untuk mencari orang yang patut disalahkan dalam kematian sang anak.
“Soal spekulasi apakah ada pembunuhan dengan alasan asuransi dan sebagainya terus terang saja saya nggak mau terlalu masuk ke situasi itu,” tegas Otto, dikutip pada Minggu (8/10/2023).
Bagi Otto, yang terpenting adalah memberikan keadilan bagi Jessica yang harus menghadapi banyaknya kejanggalan dalam pengusutan kasusnya kemarin.
Seperti misalnya soal tak adanya autopsi terhadap jasad Mirna yang semestinya membuat kasus tidak bisa diteruskan alias case closed.
“Saya hanya very simple aja kok. Kalau ada pembunuhan, berarti ada yang mati, terus kalau yang mati lantas ditanya sebab matinya apa. Nah kasus ini ditanya sebab (kematiannya) sianida, lantas kita cek apakah ada sianida dalam tubuhnya? Ya tidak ada. Kalau tidak ada dalam tubuhnya sianida, maka kasusnya (selesai),” ujar Otto.
Otto menyayangkan polisi, jaksa, sampai hakim yang malah berlarut-larut membahas kandungan sianida di kopi Vietnam yang konon dipesankan Jessica untuk Mirna.
“Mau seribu ton ada sianida di dalam gelas, kalau itu tidak ada dalam tubuhnya Mirna, nggak ada urusannya. Karena perkara itu kan hubungan kausal,” jelas Otto.
Baca Juga: Dokter Djaja Sebut Sianida Banyak Dipakai di Kapal, Hobi Mancing Edi Darmawan Salihin Diungkit Lagi
Di sisi lain, Otto juga menantang Dirreskrimum Polda Metro Jaya kala itu, Krishna Murti, untuk mengungkap alasan Mirna pada akhirnya tidak diautopsi tetapi kasus tetap dilanjutkan.
“Saya hanya ingin Krishna Murti membuka kepada publik, jujurlah, kenapa Anda tidak autopsi. Anda kan bujuk-bujuk Darmawan Salihin untuk autopsi, tapi setelah dibawa kenapa tidak diautopsi? Anda kan bilang kalau tidak diautopsi berarti case closed, tapi kenapa Anda bawa ke pengadilan?” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!