BeritaHits.id - Kuasa hukum Jessica Wongso, Otto Hasibuan menantang Krishna Murti untuk mengungkap kembali kebenaran di kasus Kopi Sianida.
Otto menyebutkan bahwa Krishna Murti yang kala itu berpangkat Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya memiliki peran besar dalam menjadikan Jessica Wongso sebagai tersangka.
Menurut Otto, hal itu bermula sat Krishan muncul di rumah duka untuk menyampaikan bahwa Mirna harus diautopsi. Pasalnya kalau tak diautopsi maka tak bisa dilakukan penyidikan atau penyelidikan.
Sayangnya, autopsi tersebut tak dilakukan namun Krishna disebut-sebut langsung mengklaim bahwa Mirna mengalami keracunan.
"Di dunia ini enggak ada satu orang pun tidak ada yang menentukan orang mati yang tak wajar kecuali autopsi," ungkap Otto Hasibuan seperti dikutip dari kanal YouTube Cumicumi.
"Tapi tanpa autopsi hakim menyatakan bahwa ini mati karena sianida," imbuhnya.
Atas dasar itu, Otto menantang Krishna untuk berkata jujur pada publik.
"Pasti kita akan mengajukan PK [peninjauan kembali], tapi saya hanya ingin Krishna Murti membuka ke publik, jujur lah, kenapa enggak melakukan autosi,"ujar Otto.
"Ini kesempatan emas bagi kita, buat pemerintah buat kapolri buat presiden, untuk memperlihatkan negara ini negara hukum," tandasnya.
Baca Juga: Bukan Uang, Ini Bayaran Otto Hasibuan dari Keluarga Jessica Wongso
Bukan hanya itu, Krishna Murti juga diungkap Jessica pernah memintanya untuk mengaku membunuh Mirna.
"Dia [Krishna Murti] bilang begini, 'Kamu ngaku aja. Katanya CCTV-nya udah ada, kamu menaruh sesuatu di minumannya Mirna. Itu sudah di-zoom berkali-kali', dia bilang. 'Kalau kamu mengaku sekarang kamu nggak akan lah dihukum mati, seumur hidup juga saya akan nggak saya kasih, paling cuma 7 tahun. Lalu nanti dipotong-potong apa-apa. Paling kamu sebentar lagi keluar'," ungkap Jessica Wongso kepada hakim pada 28 September 2016 silam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!