Ruth Meliana | Fita Nofiana
Selasa, 10 Oktober 2023 | 19:07 WIB
Jessica Wongso dalam persidangan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin. (Netflix Indonesia/Ice Cold: Murder, Coffee, Jessica Wongso)

BeritaHits.id - Jessica Wongso disebut-sebut lolos dalam tes lie ditector dari pihak kepolisian. Hal itu sempat disampaikan oleh pengacaranya, Yudi Wibowo pada 2016 lalu.

Soal Jessica yang tes lie detector tapi tetap menjadi terdakwa, Guru Besar Ilmu Hukum Eddy Hiariej menyebutkan bahwa Jessica bisa lolos bukan karena dirinya tak bohong.

Eddy yang kala itu juga menjadi saksi ahli menyatakan bahwa kepribadian Jessica bisa memengaruhi hasil lie detector.

"Sayangnya ketika Netflix mengangkat Ice Cold, Prof Rony Nitibaskara sudah meninggal, saya berdiskusi banyak sama Prof Rony. Ada satu pernyataan dari Prof Rony begini menyatakan bahwa dia punya kepribadian ganda, yang bisa baik dan marah tanpa sebab," ungkap Eddy Hiariej di kanal YouTube Deddy Corbuzier.

"Yang saya garis bawahi adalah bahwa orang seperti Jessica ini kita menggunakan lie detector secaggih apapun tidak akan terdeteksi," imbuhnya.

Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej. (Suara.com/Yaumal)

Jessica juga sempat mengaku dihipnotis saat pemeriksaan di kantor polisi. Hal tersebut langsung ditepis oleh Prof Eddy.

"Katanya dia dihipnotis segala macam itu bullshit, polisi saja tidak menggunakan lie detector karena dalam pemeriksaan itu mereka didampingi beberpaa orang," ujar wamenkumham itu.

"Jadi tidak sembarangan, oleh karena pernyataan Prof Rony begitu tidak ada gunanya pakai lie detector, tidak ada semua dengan cara-cara profesional, apalagi hipnotis," tandasya.

Baca Juga: Jessica Wongso Pilih Menderita di Sel Tikus Ketimbang Ngaku Bunuh Mirna: Teroris Aja Menyerah

Load More