Ruth Meliana | Fita Nofiana
Selasa, 10 Oktober 2023 | 20:48 WIB
Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso (Netflix)

BeritaHits.id - Kasus Kopi Sianida yang melibatkan Jessica Wongso kembali menjadi perhatian belakangan ini. Kasus tersebut kembali jadi perbincangan usai didapuk menjadi film dokumenter garapan Netflix.

Film tersebut sontak membuat publik riuh, bahkan meragukan bahwa Jessica adalah dalang di balik pembunuhan I Wayan Mirna Salihin. Tak sedikit warganet yang merasa bahwa kasus tersebut masih penuh dengan kejanggalan.

Soal kasus Jessica, pakar hukum dari Universitas Melbourne yang berkonsetrasi tentang hukum Indonesia, yakni Tim Lindsey sempat berkomentar soal kasus Jessica.

Pada tahun 2016, Tim menyebutkan bahwa dakwaan terhadap Jessica masih banyak lubang atau kejanggalan.

Jessica Wongso dalam persidangan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin. (Netflix Indonesia/Ice Cold: Murder, Coffee, Jessica Wongso)

"Saya pikir kemungkinan besar juga bahwa apa pun hasil dari pengajuan banding yang akan datang, kedua belah pihak akan terus mengajukan banding hingga akhir. Jadi kasus ini bisa memakan waktu bertahun-tahun," ujar Prof Tim pada tahun 2016, seperti dikutip dari ABC News.

Prof Tim mengatakan bahwa dakwaan terhadap Jessica masih banyak kelemahan dan patut dipertanyakan. Menurutnya, salah satu faktor keraguannya berasal dari kurangnya otopsi yang konklusif.

"Ada permasalahan tentang apa yang sebenarnya membunuh korban. Kurangnya bukti keracunan Jessica Wongso, dan ada kelemahan dalam proses otopsi sehingga sepertinya hal tersebut tidak dipertimbangkan secara detail oleh hakim," ujarnya.

"Ini adalah isu-isu yang akan menjadi sangat penting seiring dengan proses banding nantinya," tandasnya.

Baca Juga: Menolak Pindah Sel, Jessica Wongso Ogah Disatukan dengan Tahanan Lain: Tolong Pak Saya Jangan Dipindahin

Load More