BeritaHits.id - Gregorius Ronald Tannur (31) resmi dijadikan tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap kekasihnya Dini Sera Afriyanti (29).
Akibat aksi bengis yang dilakukan oleh anak anggota DPR RI Edward Tannur tersebut membuat Dini Sera meregang nyawa.
Atas tindakan penganiayaan yang membuat Dini Sera meregang nyawa, Ronald Tannur dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman penjara 15 tahun.
Sebelumnya, putra dari anggota DPR RI Fraksi PKB itu hanya dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 351 dan 359 KUHP.
Terkait dengan hukuman yang didapat Ronald Tannur, ibu dari Dini Sera berharap agar pelaku yang membuat anaknya meregang nyawa itu mendapat hukuman seberat-beratnya.
"Penginnya sih dihukum seberat-beratnya," kata Tuti Herawati, ibu Dini Sera, dikutip dari unggahan kanal Youtube KOMPASTV pada Kamis (12/10/2023).
"Kita kan nggak bisa, ada kuasa hukum mungkin ya, ada polisi yang membebaskan, saya nggak tahu. Makanya itu, kalau saya pengin sih pengin dihukum seberat-beratnya," imbuhnya.
Selain itu, Tuti Herawati juga mengungkapkan jika anaknya tak pernah menceritakan apapun soal perilaku kasar Ronald Tannur.
"Enggak pernah cerita disiksa, apa apa nggak pernah sama sekali," tutur Tuti.
Baca Juga: Keluarga Dini Sera Afrianti Ngaku Dapat Tawaran Uang Damai dari Ronald Tannur, Berdalih Santunan
Sebagai informasi, polisi telah mengungkap kronologi Ronald Tannur menghabisi Dini Sera.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pasma Royce menyebut Ronald Tannur dan Dini Sera awalnya terlibat cekcok di area parkiran mal usai berkaraoke di Blackhole KTV, Rabu (4/10/2023).
Setelah beberapa saat, Ronald Tanur yang saat itu dalam keadaan mabuk hilang sabar hingga menendang kaki Dini Sera.
Belum merasa puas, laki-laki 31 tahun itu lantas memukul kepala sang kekasih menggunakan botol tequila bekas miliknya sebanyak dua kali.
"Rabu, 4 Oktober pukul 00.10 WIB, korban DSH (Dini) dan saksi R disaksikan sekuriti saat itu terjadi cekcok. Keterangan saksi GR (Ronald) dirinya melakukan penendangan ke kaki kanan korban hingga korban jatuh terduduk," kata Kombes Pasma Royce dalam konferensi pers.
"Kemudian saksi DR melakukan pemukulan kepala korban sebanyak dua kali dengan botol minuman tequila," kata Pasma Royce menyambung.
Berita Terkait
-
Akhirnya Polisi Terapkan Pasal Pembunuhan Di Kasus Anak Politisi PKB, Ronald Tannur Terancam Hukuman 15 Tahun!
-
'Punya Uang, Punya Kuasa' El Rumi Dirujak Usai Bandingkan Hukuman Jessica Wongso dan Ronald Tannur: Kayak Adik Lu
-
Cak Imin Tegaskan PKB Berpihak Pada Korban Penganiayaan Dini Sera Afrianti hingga Siapkan Advokasi
-
Keluarga Dini Sera Afrianti Ngaku Dapat Tawaran Uang Damai dari Ronald Tannur, Berdalih Santunan
-
Polisi Temukan Fakta Baru Terkait Kasus Ronald Tannur, Anak Anggota DPR Terancam Hukuman Lebih Berat
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!