BeritaHits.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka semakin ramai diisukan akan merapat ke Partai Golkar demi menjadi cawapres Prabowo Subianto. Hal ini sontak membuat keluarga Presiden Joko Widodo dicap melanggengkan politik dinasti.
Namun tudingan politik dinasti ini belakangan dibantah oleh Mahfud MD. Hadir bersama Ganjar Pranowo di wawancara bersama Najwa Shihab, Mahfud menegaskan bahwa manuver politik yang sedang terjadi sekarang tidak melanggar tatanan hukum negara.
“Dinasti politik itu sebenarnya bukan ada di negara demokrasi biasanya,” tutur Mahfud, dikutip pada Minggu (22/10/2023).
Karena itulah Mahfud mengaku tidak bisa mengambil tindakan apapun terkait politik dinasti, bahkan meski menjabat sebagai Menko Polhukam, karena memang tidak ada hukum yang dilanggar.
“Saya mau melarang pakai apa, wong hukum membenarkan? Itu soal kepantasan, soal etik, moralitas dia. Dia melakukan itu untuk kepentingan negara atau tidak? Jadi nggak ada larangan dinasti politik kalau dalam arti keluarga menjadi pejabat,” ujar Mahfud.
Alih-alih masalah hukum, Mahfud menilai norma etik dan moral lah yang dipertanyakan di sini. “Secara hukum dia nggak berdaya untuk melarang karena hukum mengatakan boleh, tapi secara etik, moral?” kata Mahfud.
Ditegaskan Mahfud, kehidupan bernegara bukan hanya soal melanggar hukum atau tidak, tetapi ada aspek-aspek lain seperti etika, kepantasan, dan moral. “Itu kan bukan hukum. Pelanggaran terhadap ini hanya bisa diproses melalui sanksi sosial, mungkin sanksi politik dalam artian kepercayaan publik kepadanya runtuh,” terang Mahfud.
“Tapi kalau secara hukum tidak ada yang bisa melarang. Ya cuma tahu malu atau tidak? Pantas atau tidak? Takut dosa apa tidak kalau di dalam agama? Tapi mau dipenjara, mau di bawah pengadilan, nggak bisa, wong hukumnya membolehkan,” pungkasnya.
Baca Juga: Billboard Ganjar Pranowo-Mahfud Ramai di Palembang, Suara Warga Beragam Dukungan
Tag
Berita Terkait
-
Tepis Soal Dinasti Keluarga, Hashim Djojohadikusumo: Ngaca Dong, Dulu Mas Gibran Jadi Walkot Gak Disebut Itu
-
Ganjar-Mahfud MD Tuntas Jalani Tes Kesehatan Pilpres 2024, Apa Katanya?
-
Mau Umumin Cawapres, Prabowo Harus Tunggu Izin Jokowi Dulu, Nih
-
RSPAD Tak Langsung Serahkan Hasil Cek Kesehatan Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud ke KPU
-
Hashim Djojohadikusumo Beberkan Alasan Prabowo Belum Buka Suara Soal Gibran Jadi Cawapres
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!