BeritaHits.id - Jessica Kumala Wongso kini berbalik mendapat dukungan masyarakat dalam kasus kopi sianida. Hal ini seolah menjadi penyemangat bagi kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan dan tim, untuk mencoba membuka lagi kasus tersebut dengan mengajukan peninjauan kembali (PK).
Pihak Otto tentu berharap Jessica bisa dibebaskan karena tidak ada bukti valid dirinya yang memasukkan racun sianida ke dalam kopi Wayan Mirna Salihin hingga berujung menewaskannya. Bahkan belakangan makin banyak pihak meragukan Mirna benar-benar meninggal akibat diracun sianida.
Jessica sendiri sepertinya juga tidak kalah semangat menyambut langkah hukum baru yang akan ditempuh Otto cs. Disampaikan oleh Hidayat Bostam selaku kuasa hukum Jessica, kliennya tersebut ternyata masih rutin menghubunginya dari balik jeruji besi, termasuk untuk mengetahui perkembangan rencana PK.
“Om gimana sehat nggak? Oh sehat Om di sini,” tutur Bostam menirukan percakapannya dengan Jessica, dikutip dari akun TikTok @_hotnews17, Minggu (22/10/2023). “Kamu sehat nggak? (Dijawab Jessica) Sehat, Om sampai mana Om (perkembangan pengajuan PK)?”
Bostam pun tidak menutupi apapun dari Jessica. “Tim sudah persiapan PK, sudah selesai, tinggal pengajuannya kita lagi nunggu Bang Otto pulang dari Singapura, mungkin ada meeting berikutnya, atau mau bikin suatu apa nanti. Tinggal penentuan aja, nanti Bang Otto yang menentukan,” terangnya.
Namun tidak disangka, Jessica ternyata beberapa kali jengah juga dengan jawaban kuasa hukumnya yang mengaku masih tahap persiapan padahal dirinya sudah 7 tahun mendekam di penjara meski bersikeras mengaku tidak membunuh Mirna.
“Dia sempat marah, ‘Kok persiapan-persiapan terus sih? Udah final belum? Besok telepon lagi (jawabannya) final-final terus, kapan sih mau ngajuin?’” ujar Bostam.
Namun bagi Bostam, luapan emosi itu adalah hal yang wajar sebab Jessica memang merasa vonis 20 tahun penjara untuknya tidak adil.
“Jessica di situ beraktivitas sebagai warga binaan, tapi di dalam sini (di dalam hati) ‘Gue nggak bersalah, gue menderita, gue pengin keluar’,” kata Bostam.
Baca Juga: Kasus Kopi Sianida Sudah Terencana Rapi, Om Hao Bantu Ungkap 3 Kejanggalan yang Bisa Jadi Petunjuk
“Bukan penderitaannya ditekan sama pejabat atau petugas itu enggak. Kalau sama lapas atau pejabat di sana baik semua. Tapi hatinya yang menderita, ‘Aduh, hanya mau ngopi bareng tapi ada yang mati tapi jadi tersangka, jadi terdakwa, jadi terpidana’, kira-kira begitu pikirannya,” pungkas Bostam.
Berita Terkait
-
Biodata Istri Om Hao, Dea yang Punya Profesi Jadi Tenaga Medis
-
Profil Om Hao, Ahli Metafisik Sebut Kasus Kopi Sianida Sudah Direncanakan
-
Jurnalis Ini Beberkan Sikap Jessica Wongso di Luar Sidang, Terlalu Manja dan Punya Banyak Fans
-
4 Fakta Jessica Wongso Diduga Punya Kepribadian Ganda, Diungkap Jurnalis Ini
-
Jurnalis Fristian Griec Beberkan Sikap Edi Darmawan Ayah Mirna Salihin Selama Persidangan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!