BeritaHits.id - Mahkamah Konstitusi (MK) belakangan tengah menjadi perbincangan usai putusan terkait usia calon wakil presien (cawapres).
Tengah menjadi bulan-bulanan publik, belakangan muncul sebuah alamat Mahkamah Keluarga dalam pencarian fitur Google Maps.
Pada penelusuran fitur Google Maps pada Senin (23/10/2023), alamat Mahkamah Keluarga sama dengan Mahkamah Konstitusi.
Mahkamah Keluarga tersebut berlokasi di Jl. Merdeka Barat No.6 RT 2/ RW 3, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.
Meski alamatnya sama, namun alamat Mahkamah Keluarga belum ada review, foto hingga kolom penilaian (rates) dari masyarakat. Alamat ini tampak seperti baru yang diduga dibuat oleh warganet.
Diketahui bahwa istilah Mahkamah Keluarga sendiri merupakan sindiran yang ditunjukan dalam putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas minimal usia capres-cawapres.
Keputusan MK tersebut digadang-gadangkan sebagai taktik untuk memuluskan langkah Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2024.
Disebut Mahkamah Keluarga juga terkait dengan posisi ketua MK yang merupakan adik ipar Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekaligus paman Gibran. Gibran sendiri belakangan sudah diajukan oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) sebagai cawapres Prabowo Subianto.
Respons Anwar Usman
Baca Juga: Putusan MK Muluskan Gibran Jadi Cawapres, Mahfud MD: Kalau Diperdebatkan Malah Bahayakan Bangsa
Ketika ditanya soal sindiran Mahkamah Keluarga, Ketua MK Anwar Usman mengatakan bahwa dirinya bekerja sesuai aturan sebagai hakim.
"Saya perlu sampaikan bahwa saya menjadi hakim mulai 1985, itu sudah menjadi calon hakim sampai sekarang. Jadi sudah 30 sekian tahun. Ya alhamdulillah, saya menegang teguh sumpah saya sebagai hakim. Menegang teguh amanah dalam konstitusi, Undang-Undang Dasar, amanah dalam agama saya yang ada dalam Al-Qur'an," kata Anwar Usman dalam jumpa pers soal pembentukan Majelis Kehormatan MK (MKMK) di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!