BeritaHits.id - Video yang menunjukkan momen Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menepis tangan Presiden Joko Widodo ramai menjadi perbincangan publik belakangan ini.
Diketahui, momen tersebut terjadi ketika Megawati dan Jokowi hadir di acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDIP yang digelar awal Oktober lalu.
Saat itu, Megawati tampak memegang tangan Jokowi dan Ganjar Pranowo karena hendak menuruni tangga. Namun, tiba-tiba ketua umum partai berlambang banteng moncong putih tersebut menghempas pegangan tangganya dari Jokowi.
Menanggapi ramainya perbincangan soal video tersebut, Wakil Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie ikut angkat bicara. Ia meminta agar tak ada lagi pihak yang menyebarkan fitnah maupun hoaks mengenai Megawati.
"Beredar video tepis tangan saat digandeng. Jika benar video tersebut editan, tentu layak dikecam. Beliau ibu kita bersama. Stop buat fitnah dan hoaks agar Pemilu kali ini damai, santun, dan santuy," tulis Grace dikutip dari akun X miliknya @/grace_nat, Kamis (26/10/2023).
Unggahan Grace Natalie ini sontak saja menuai sorotan dari publik. Ratusan komentar telah membanjiri unggahannya. Banyak warganet yang justru balik menyerang salah satu pentolan PSI ini.
Warganet menyebut jika pihak yang menyebar hoaks maupun fitnah soal Megawati adalah orang-orang di barisan Grace Natalie.
"Lho mereka yang memfitnah itu sebarisan dengan kalian," komentar warganet.
"Tidak usah. Kalian sudah sebarisan. Kalian ada di kolam cuka yang sama," timpal yang lain.
"Nggak usah ngomong lah. Yang edit itu gerombolan kalian. Kampret," tulis warganet lain.
"Pemilu santun tapi undang-undang di MK dimanipulasi, negaraku negaraku, semoga pendiri kita tidak melihat ini," imbuh lainnya.
"Dengan cara pemilihan ketua umum Partai Seuprit Indonesia seperti itu dan cara MK meloloskan calon wapres seperti itu, maka pemilu damai, santun, dan santuy hanya ilusi," tambah warganet lain.
"Makanya untuk mendukung calon, calonnya harus melalui proses yang benar. Kalau prosesnya benar mah nggak ada kalik gaduh sampai seperti ada api dalam sekam di masyarakat," ujar warganet lain.
Berita Terkait
-
Dibilang Cuman Boneka PDIP, Analis Politik: Kini Jokowi Kekuasaannya Melebihi Partai Politik
-
Jadi Cawapres Ganjar, Analis Sebut Mahfud Bakal Tuai Simpatik jika Didepak dari Kabinet Jokowi: Terkesan Orang Terzalimi
-
Jakarta Harus Dipimpin Sosok Figur Matang dan Pengalaman, Kaesang Dianggap Tak Punya Kans Maju Pilkada DKI
-
Berlagak Cuek ke Gibran, PDIP Siap Alihkan Dukungan Kalau Ganjar-Mahfud Keok di Putaran Pertama?
-
Gibran-Kaesang Diejek Produk Politik Dinasti Jokowi, Alam Ganjar Ikut Cawe-cawe: Nggak Salah, tapi...
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!