BeritaHits.id - Viral sebuah kejadian di luar kelaziman terjadi di pesisir Selatan, Sumbar. Bayi lahir dengan kondisi terdapat janin di perutnya atau bisa dikatakan hamil. Bagaimana kejadian lengkap viral bayi hamil di Sumbar ini?
Peristiwa itu baru diketahui setelah lima bulan pasca-lahir. Bayi asal Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat ini bernama Adnan Arfandi.
Kejadian langka yang dialami oleh Adnan ini bisa disebut 'fetus in fetu', yaitu kondisi di mana saat masa kehamilannya, ibu sang bayi sebenarnya mengandung bayi kembar. Namun janinnya tidak terpisah satu sama lain, hingga akhirnya menempel dalam satu tubuh bayi.
Kejadian ini membuat warga Sumbar geger, bahkan sampai viral sebuah video yang menerangkan tentang kondisi Fetus in fetu pada bayi tersebut karena bayi dianggap 'hamil' saudara kembarnya sendiri.
Bayi 5 Bulan Hamil Saudara Kembarnya
Sebelumnya telah dilakukan CT Scan pada temuan ini dan diyakini sebagai suatu tumor yang terdiri dari komponen padat, lemak, cairan, dan komponen tulang.
Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) Budi Pratama Arnofyan menjelaskan bahwa kasus ini memang langka sebelum akhirnya tim medis yakin bahwa ini merupakan Fetus in Fetu di hasil pemeriksaan terakhir.
"Kami sudah memeriksa korban dengan fisik dan penunjang. Ditambah CT Scan yang menampakkan adanya tumor teratoma. Di sana ada gambaran kompenen tulang, rambut, dan kulit. Jadi menyerupai organ hidup," ungkap Budi.
Orang tua Adnan sebelumnya kaget dengan kondisi langka yang dialami anaknya. Karena sebelumnya bayi diyakini mengalami kram perut, bahkan sempat membawa anaknya itu ke dukun.
Baca Juga: 4 Akun Media Sosial Zhafira Devi, Selebgram Semarang Buang Bayi yang Dikecam Netizen
Mereka juga mengatakan perut anaknya mulai terlihat membengkak sejak berusia satu bulan atau sekitar empat bulan lalu. Awalnya, terlihat ada seperti daging tumbuh di bagian perut anaknya itu.
Dikutip dari berbagai sumber, bayi Adnan akhirnya dioperasi di RS Umum Pusat Dr M Djamil Padang. Dokter mengungkapkan operasi tersebut berlangsung selama 2,5 jam pada hari Kamis (26/10/2023) dan menyimpulkan bahwa gumpalan seberat 2 kg yang ada di perut Adnan adalah tumor.
"Ketemu itu tadi tumor berbentuk jaringan selaput. Ukurannya sekitar 16 cm kali 11 cm dengan berat sekitar 2 kg," kata dr Budi, pada hari Jumat (27/10/2023).
Sejauh ini, kondisi pasien sudah mulai stabil, namun masih dalam pemantauan intensif di ruangan PICU.
"Untuk selanjutnya, hasil pengangkatan yang disebut tumor Teratoma akan dilakukan pemeriksaan di Laboratorium Patologi Anatomi. Agar tim medis bisa mengetahui lebih jelas terkait komponen dari hasil pengangkatan yang dilakukan," imbuhnya.
Demikian kronologi lengkap viral bayi hamil di Sumbar yang merupakan kejadian langka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!