BeritaHits.id - Baru-baru ini profil Lucky Adrian Zaenal atau Lucky Acub Zaenal menjadi perhatian publik. Pasalnya, Pengadilan Negeri (PN) Malang telah melakukan eksekusi rumah pendiri klub legendaris Arema itu. Eksekusi rumah yang beralamat di Jalan Lembah Tidar, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang tersebut dilaporkan bejalan alot.
Salah satu anggota dari keluarga mendiang Lucky Acub Zaenal melakukan sebuah perlawanan. Diketahui, rumah dengan luas 424 m² itu saat ini ditinggali oleh keluarga Lucky Acub Zaenal.
Petugas gabungan PN Malang bersama dengan aparat TNI-Polri pun telah melakukan eksekusi sejak Kamis (26/10/2023) pagi. Namun sampai saat ini proses eksekusi rumah pendiri Arema masih belum dilanjutkan.
Adapun proses eksekusi rumah milik mendiang Lucky Acub Zaenal itu berdasarkan keputusan yang resmi terdaftar di Kepaniteraan PN Malang dengan Nomor 1355/PH/IX/2022 tertanggal pada 16 September 2022.
Melalui Risalah Lelang Nomor 968/47/2019 pada tanggal 04 Desember 2019, yang berbunyi hasil lelang tanah dan bangunan seluas 424 meter persegi dimiliki oleh Novi, istri dari almarhum Lucky Acub Zaenal.
Atas kejadian ini, Lucky Acub Zaenal pun menjadi sorotan publik terutama bagi para pencinta sepak bola. Kiprahnya menjadi suporter hingga mendirikan Arema menarik untuk disimak.
Profil Lucky Adrian Zaenal Atau Lucky Acub Zaenal
Lucky Adriana Zaenal atau yang biasa dikenal dengab Lucky Acub Zaenal merupakan salah seorang pendiri dan mantan pengurus klub sepak bola Indonesia, yaitu Arema FC. Lucky lahir pada tanggal 9 Desember 1960.
Ia juga merupakan mantan pembalap nasional pada era tahun 1980-90 an. Lucky Acub adalah anak dari mantan Gubernur Papua, Walikota Jenderal TNI (Purn) Acub Zaenal.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Penalti Gustavo Almeida Batalkan Kemenangan MU atas Arema FC
Meski besar di keluarga bola dan ayahnya juga adalah mantan Ketua Umum PSSI era '80-an, Lucky muda lebih memilih aktif dalam dunia tinju serta otomotif.
Bahkan dia sempat menjadi seorang atlet balap nasional pada tahun '80-an. Lucky juga tercatat sebagai pelopor tinju profesional di Malang.
Keterlibatannya masuk dalam dunia sepakbola tak jauh dari peran sang Ayah yang telah mendirikan klub sepakbola pertamanya di Malang lalu mengikuti kompetisi Galatama pada tanghal 11 Agustus 1987 silam.
Bersama dengan Ovan Tobing, Lucky turut mempelopori populernya istilah Aremania sebagai kelompok pendukung fanatik klub Arema.
Istilah tersebut berawal dari jaket yang kala itu dikenakan oleh OT (sapaan akrab Ovan Tobing). Pada bagian belakang jaket itu disebutkan istilaj Aremania. Hingga sejak awal tahun '90-an seluruh anggota sepakat menyebut para pendukung Arema sebagai Aremania hingga saat ini.
Selama mengurus klub Arema, Lucky mempersembahkan gelar juara Galatama XII 1992/93 dan runner-up Piala Galatama tahun 1992.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!