BeritaHits.id - Kasus mertua bunuh menantu di Pasuruan viral menjadi perbincangan publik. Pelaku bernama Khoiri (52) kini terancam hukuman berat. Khoiri bahkan disangkakan Pasal 338 (KUHP) dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.
Pelaku pembunuhan ini merupakan mertua korban atau ayah dari suami korban. Khoiri sempat berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Pada pengakuan pertama, Khoiri mengaku kelaparan namun korban bernama Fitria tak menyediakan masakan.
Ia marah lantas membunuh korban. Khoiri juga menjelaskan bahwa ia marah kepada Fitria karena sang anak berhutang gegara terpengaruh sang istri. Pihak kepolisian tak menelan mentah-mentah pengakuan dari Khoiri. Mereka melakukan penyelidikan lanjutan mengingat keterangan Khoiri berbeda dengan penjelasan Sueb, suami korban sekaligus anak Khoiri.
Menurut Sueb, sang istri selalu menyiapkan masakan untuk dirinya dan sang ayah. Kapolsek Purwodadi AKP Pujiyanto menjelaskan bahwa peristiwa pembunuhan berlangsung pada 31 Oktober 2023. Kasus pembunuhan ini terjadi di Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Baca Juga: Viral Prabowo Lancar Bahasa Jerman tapi Diteriaki Bahasa Hitler, Responsnya Adem
Setelah polisi melakukan penyelidikan mendalam, motif mertua bunuh menantu di Pasuruan akhirnya terungkap. Wakapolres Pasuruan, Kompol Hari Aziz, mengatakan bahwa pelaku bernama Khoiri ini nafsu ketika melihat korban selesai mandi.
Karena tak bisa menahan nafsu, Khoiri membuntuti dan langsung menindih korban di kamar. "Pelaku terangsang dengan korban karena melihat korban telah selesai mandi. Kemudian pelaku menindih korban dan menciuminya sehingga korban berteriak dan takut sehingga pelaku mengambil pisau yang berada di dapur," kata Kompol Hari Aziz, dikutip dari Beritajatim.com--media partner Suara.com, Kamis (2/11/2023).
Kasus Khoiri kini ditangani oleh Polres Pasuruan. Mertua biadab itu terjerat beberapa pasal sekaligus. "Pelaku dikenakan asal berlapis yakni Pasal 338 (KUHP), pembunuhan dengan ancaman 15 tahun. Lalu Pasal 351 dan juga Pasal 44 ayat 3," tambahnya.
Namun demikian, Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Ahmad Doni menyatakan pelaku tidak dikenakan pasal pelecehan seksual. Alasannya, masih diperlukan pembuktian. "Untuk pasal pelecehan masih kami lakukan pembuktian terlebih dahulu," katanya.
Baca Juga: Viral Video Balita Usia 3 Tahun Ditemukan Meringkuk Sedih di Semak-Semak, Diduga Dibuang Orang Tua
Berita Terkait
-
Tumis Haseum: Si Ajaib Penyelamat Lauk Sisa Lebaran yang Viral di TikTok
-
Siapa Sosok Walid? Tokoh Pemimpin Sekte di Serial Bidaah yang Viral di TikTok
-
Lagi Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi?
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
-
Viral, Apakah Ada Doa Mengusir Tamu Agar Cepat Pulang?
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak