BeritaHits.id - Khoiri, mertua pembunuh menantu di Pasuruan viral menuai beragam kecaman dari netizen. Ternyata Khoiri sempat berbohong mengenai alasan mengapa ia tega membunuh menantunya sendiri.
Perlu diketahui, kasus pembunuhan ini terjadi di Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada 31 Oktober 2023. Saat ditangkap oleh anggota Polsek Purwodadi, Khoiri memberikan keterangan berbelit-belit. Ia awalnya mengaku membunuh karena emosi. Menurut Kapolsek Purwodadi AKP Pujiyanto, Khoiri mengaku kepada polisi bahwa ia emosi gegara lapar tidak disediakan makanan oleh sang menantu, Fitria.
Pengakuan pelaku berbeda dengan penjelasan Sueb, suami korban sekaligus anak Khoiri. Berdasarkan penjelasan Sueb, istrinya selalu perhatian kepada sang mertua. Fitria diketahui menyediakan masakan di rumah untuk Khoiri dan Sueb.
Ini tidak masuk akal apabila sang ayah kelaparan. Menurut Sueb, Khoiri terlihat temparemental dalam beberapa waktu terakhir. Motif lapar berdasarkan pengakuan pelaku lantas diselidiki lebih lanjut oleh kepolisian.
Saat itu polisi menemukan kejanggalan mengingat keterangan Sueb dan Khoiri berbeda jauh. Korban bernama Fitria Almuniroh Hafidloh Diyanah (23) juga ditemukan dengan keadaan daster tersingkap sehingga menimbulkan kecurigaan.
Saat diinterogasi di Polsek Purwodadi, Khoiri juga mengaku emosi karena sang anak banyak utang. Menurut pelaku, pengaruh Fitri membuat sang anak terbelit utang.
Motif Khoiri Bunuh Menantu
Motif Khoiri bunuh menantu terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan mendalam. Polres Pasuruan turun tangan dalam menangani kasus ini. Khoiri terbukti berbohong karena motif sebenarnya berbeda dengan keterangan awal. Wakapolres Pasuruan, Kompol Hari Aziz, mengatakan bahwa pelaku bernama Khoiri ini nafsu ketika melihat korban selesai mandi.
Karena tak bisa menahan nafsu, Khoiri membuntuti dan langsung menindih korban di kamar. "Pelaku terangsang dengan korban karena melihat korban telah selesai mandi. Kemudian pelaku menindih korban dan menciuminya sehingga korban berteriak dan takut sehingga pelaku mengambil pisau yang berada di dapur," kata Kompol Hari Aziz, dikutip dari Beritajatim.com--media partner Suara.com, Kamis (2/11/2023).
Baca Juga: Polisi Viral Beri Penjelasan Hukuman kepada Pemuda Ini: 'Gwenchanayo'
Pelaku langsung menusukkan pisau dapur itu ke korban. Akibatnya, korban meninggal dunia karena kehabisan darah setelah sempat dilarikan ke rumah sakit. Korban mengalami luka di bagian leher dengan panjang 13 centimeter sehingga darah mengalir deras. Korban saat itu diketahui sedang hamil 7 bulan. Khoiri terbukti bersalah karena telah membunuh menantu sekaligus calon cucunya.
Motif mertua bunuh menantu di Pasuruan adalah karena berahi dan ditolak bercinta. Khoiri juga mengaku bahwa dirinya saat itu terpengaruh minuman keras sehingga nafsunya memuncak dan gelap mata. Kasus mertua bunuh menantu ini viral di media sosial. Ribuan netizen mengecam perbuatan biadab Khoiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!