BeritaHits.id - Keluarga AR (8), bocah SD yang menjadi korban pembunuhan oleh anak pensiunan polisi di Sulawesi Tengah berinisial MFM (16) mengaku tidak terima dengan hasil visum yang diungkap pihak berwajib.
Hal ini seperti terlihat di video unggahan akun Instagram @nenktainment. “Saya dari orang tua korban sangat keberatan dengan hasil visum yang sudah dibeberkan, sedangkan saya orang tua dari korban tidak mendapatkan hasil visum,” ucap Selvia, ibunda AR, seperti dikutip pada Sabtu (4/11/2023).
Keluarga AR mengaku tidak terima lantaran polisi mengklaim tidak ada pelecehan seksual yang dialami oleh korban. Hal ini merujuk pada pernyataan Kasatreskrim Polresta Palu, AKP Ferdinand E Numbery yang mengklaim tidak adanya tanda-tanda kekerasan seksual pada jenazah AR sesuai hasil visum RS Bhayangkara Palu.
Bahkan dalam keterangan terpisah, Selvia menyebut sang suami, Herman, sampai tak kuasa menahan emosi mendengar keterangan polisi. “Bapaknya emosi mendengar hasil visum di televisi. Kaca dia pukul, dan tadi dibawa ke rumah sakit untuk diobati,” ujar Selvia.
Baca Juga: Sosok MFM Anak Pensiunan Polisi yang Bunuh Anak SD di Sulteng
Bukan tanpa alasan, Herman rupanya merujuk pada pengalamannya kala memandikan jenazah AR. Menurutnya saat itu area dubur sang anak terasa kendur saat akan dimasukkan kapas.
Padahal sebelumnya pihak kepolisian juga menyebut soal MFM yang sempat memegang alat kelamin AR setelah bocah malang itu meninggal dunia. Disebutkan MFM membunuh AR dengan cara dicekik, lalu pakaian korban dilepaskan dan kemaluannya sempat dipegang sebelum jenazah disembunyikan di lorong gelap.
Sementara itu, di video yang beredar juga terdengar keluh kesah Selvia yang tidak terima dengan pengakuan MFM. Remaja 16 tahun itu mengaku menghabisi nyawa AR karena tidak terima dengan kata-kata kasar yang disampaikan korban kepadanya.
“Saya juga keberatan dengan perkataan pelaku yang bilang kalau anak saya berbicara kasar, sedangkan saya tahu anak saya tidak pernah bicara kasar dengan orang,” tutur Selvia.
“Jadi saya minta tolong semua warga Kota Palu, mohon bantuannya, doanya, dukungannya, untuk anak saya segera mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya, agar pelaku segera mendapatkan hukuman yang setimpal,” tandasnya.
Baca Juga: Diturunkan di Tol, Korban Lain Praka Riswandi Cs Sempat Setop Mobil Tapi Dikacangin
Berita Terkait
-
Tim Kuasa Hukum Juwita Minta Penyidik Lakukan Tes DNA Guna Mengetahui Sperma di Rahim Jenazah
-
Kronologi Pemerkosaan Jurnalis Juwita Sebelum Dibunuh, Terduga Pelaku Anggota TNI AL
-
Daihatsu Xenia Jadi Barang Bukti Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru
-
Jaringan Predator Seks Anak di NTT: Sosok VK Diduga Jadi 'Makelar' Eks Kapolres Ngada!
-
Femisida Intim di Balik Pembunuhan Jurnalis Juwita oleh Anggota TNI AL
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak