BeritaHits.id - Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) menetapkan Anwar Usman telah melakukan pelanggaran kode etik berat terkait gugatan batas minimal usia capres-cawapres.
Dengan demikian, MKMK memutuskan untuk memberhentikan Anwar tidak dengan hormat (PTDH) dari jabatannya sebagai Ketua MK. Meski begitu, Anwar tetap menjadi hakim konstitusi tetapi tidak boleh terlibat dalam sidang perkara sengketa Pemilu.
Meski begitu, Anwar tetap menjadi sorotan banyak pihak karena sebelumnya telah mengesahkan perubahan norma dalam regulasi batas minimal usia capres-cawapres yang dianggap membuka jalan untuk putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, berkompetisi di Pilpres 2024. Apalagi karena Anwar juga dikenal sebagai paman Gibran karena menikahi adik Jokowi pada 2022 lalu.
Salah satu yang turut disorot adalah perkara harta kekayaannya. Termasuk soal adanya peningkatan drastis harta kekayaannya setelah menjabat sebagai Ketua MK.
Untuk diketahui, Anwar sedang menjalani periode keduanya menjadi Ketua MK ketika Jimly Asshiddiqie dan jajaran MKMK memberhentikannya tidak dengan hormat. Anwar pertama kali menjabat sebagai Ketua MK pada 2 April 2018 sampai 2 Oktober 2020, lalu kembali terpilih untuk periode 2020-2023.
Lalu bila melihat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)-nya periode 31 Desember 2018, Anwar tercatat mempunyai kekayaan sebesar Rp4.809.659.000.
Kekayaan ini tersebar dalam bentuk beberapa aset, seperti tanah dan bangunan sebesar Rp4,4 miliar dan kendaraan senilai Rp374 juta. Kebanyakan aset tanahnya berada di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat dan dilaporkan sebagai warisan.
Angka ini bergerak sedikit pada LHKPN periode 31 Desember 2019 yaitu menjadi senilai total Rp5.021.500.000. Namun kemudian terjadi peningkatan drastis sampai sebanyak 426,89% pada LHKPN periode 31 Desember 2020.
Tercatat di LHKPN periode 2020 yang berarti setelah dirinya kembali resmi menjabat sebagai Ketua MK, harta kekayaan Anwar mencapai Rp26.457.816.968. Peningkatan terbesar terjadi di aset berupa surat berharga serta kas dan setara kas.
Baca Juga: Lika-liku Karier Anwar Usman: Jadi Guru Honor, Main Film Sampai Jadi Ketua MK
Di LHKPN 2020, aset berupa tanah dan bangunannya mencapai Rp5,1 miliar sedangkan alat transportasinya mengalami penurunan menjadi Rp317,5 juta. Lalu Anwar melaporkan harta berupa surat berharga senilai Rp333,7 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp20,7 miliar.
Angka ini perlahan meningkat pada periode 2021 menjadi total Rp31,5 miliar dan meningkat lagi menjadi Rp33,5 miliar pada periode 2022. Anwar sendiri mengaku tidak mempunyai utang.
Berita Terkait
-
SETARA: Putusan MKMK Konstruktif, Tetapi Gagal Pulihkan Kematian Demokrasi
-
Rekam Jejak Jimly Asshiddiqie, Anggota DPD RI Yang Lengserkan Anwar Usman Dari Ketua MK
-
Anwar Usman Terbukti Langgar Etik, PBHI: Keputusan MKMK Buktikan Pencalonan Gibran Cacat Hukum Dan Etika
-
Lika-liku Karier Anwar Usman: Jadi Guru Honor, Main Film Sampai Jadi Ketua MK
-
Pokok-pokok Kesimpulan Putusan MKMK Terkait Pencopotan Anwar Usman Dari Ketua MK
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!