BeritaHits.id - Kasus pemukulan terhadap seorang guru di Bima, Nusa Tenggara Barat viral menuai perhatian publik. Siswa SMK yang menjadi pelaku pemukulan langsung terkena karma instan.
Peristiwa penganiayaan terhadap guru terjadi di SMKN 1 Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat pada Selasa (07/11/2023). Siswa berinisial MH (16) memukul Muhammad Sofyan bertubi-tubi karena tak terima dinasihati. Padahal Sofyan saat itu hanya menegur sang murid agar tidak merokok di lingkungan sekolah.
Usai sang guru menderita luka lebam, MH kabur dan keluar dari gerbang sekolah. Warga sekitar menyaksikan momen MH yang keluar dari sekolah karena ketakutan. Awalnya mereka tak tahu alasan MH melarikan diri. Setelah tahu bahwa MH kabur karena memukul guru, warga dan alumni yang ada di sekitar lokasi langsung mengamankannya. Mereka sempat menghajar MH sebelum menyerahkannya ke polisi.
Sang guru sempat melaporkan MH ke Polsek Woha. Meski begitu, ia mencabut laporan serta memilih untuk berdamai dengan sang murid. Peristiwa ini viral setelah rekan korban yang merupakan seorang guru, Adi Romansyah membagikan postingan tentang aksi kekerasan siswa.
"Saya sangat prihatin melihat kejadian di sekolah hari ini (7 November 2023). Beliau sahabat kita, guru olahraga yang penuh dedikasi dan berani menegur murid-muridnya yang merokok di dalam kelas, malah dihadapi dengan kekerasan fisik. Kejadian ini mengingatkan kita semua akan tantangan besar yang dihadapi para pendidik di masa sekarang," tulis Adi Romansyah.
Ia juga mengungkap akan mendukung guru yang menghadapi insiden tersebut. "Kepada guru yang menghadapi insiden ini, kami berdiri di belakang Anda. Semoga Anda pulih dengan cepat dan semangat Anda untuk memberikan pendidikan yang bermakna tidak pernah pudar. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi," pungkasnya.
Kabar semakin viral setelah berbagai fanspage termasuk akun Twitter (X) @Pai_C1 dan IG @memomedsos mengunggah aksi tak bermoral siswa berinisial MH. Utas yang dibagikan viral usai dibaca ratusan ribu kali dan memperoleh 1.700 repost.
Informasi terbaru, kedua belah pihak telah membuat surat pernyataan damai yang ditandatangani di atas meterai. Proses mediasi juga disaksikan oleh kepala desa setempat.
SMKN 1 Woha kini memutuskan untuk mengembalikan MH ke orangtuanya. Ini dilakukan agar MH dapat mencari sekolah lain. Dengan kata lain, MH resmi dikeluarkan dari sekolah. Kabar siswa SMK yang memukul gurunya sendiri itu menuai ribuan kecaman di media sosial.
Baca Juga: Awalnya Terlihat Adem, Penyanyi Sholawat Ini Seketika Lempar Mic Usai Kejadian Tak Terduga
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!