BeritaHits.id - Seorang satpam yang memaksa pengendara mencopot bendera Palestina milik seorang pemotor viral di media sosial. Pria tersebut akhirnya meminta maaf setelah sekelompok orang mendatanginya.
Salah satu akun yang memviralkan satpam itu adalah @memomedsos. "Security mencopot bendera Palestina yang dipasang di motor si pengendara tanpa adanya izin dan konfirmasi ke pemilik motor, alasan security karena ada penghuni yang tidak suka dengan pemasangan bendera Palestina tersebut," bunyi keterangan pada video.
Postingan menampilkan pengendara motor yang diberhentikan oleh beberapa satpam. Pengendara motor dan satpam lantas adu mulut di pinggir jalan. Pada saat itu, pengendara motor memasang bendera Palestina pada kendaraannya sendiri.
"Kenapa memang kalau saya pasang ini (bendera Palestina). Memangnya saya merugikan?" tanya pengendara motor. "Mengapa kau rekam-rekam bagitu?" balas sang satpam. Petugas keamanan itu sempat mengancam dan mencoba adu fisik.
"Kenapa main kasar?" ucap pengendara motor. "Saya udah kasih tahu dari pagi, masak saya sudah ngasih tahu baik-baik kamu nggak terima," kata sang satpam.
Petugas menjelaskan bahwa salah seorang penghuni ada yang tidak suka dengan aksi pemasangan bendera Palestina. Meski sempat dicopot, pengendara motor kembali lagi melintas. Ia kali ini memasang bendera di motor dengan kabel ties agar tidak mudah copot. Peristiwa itu direkam di Apartemen Spring Lake Summarecon Bekasi.
Pada informasi terbaru, pihak kepolisian akhirnya turun tangan dan membantu proses mediasi. Petugas keamanan dari apartemen itu akhirnya meminta maaf pada Kamis (09/11/2023).
"Jadi yang kemarin spontanitas dari apa yang saya lakukan. Dengan kejadian yang viral tersebut, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Atas nama pribadi, saya mohon maaf," ucap satpam tersebut. Video permintaan maaf sang satpam diunggah oleh akun Instagram @updateinfojakarta.
"Yah ternyata kicep nggak segahar pas ngancam kemarin, hmm," kata @ma**an*127.
Baca Juga: Diisukan Tak Bayar Gaji Karyawan, Ini 5 Koleksi Tas Branded Fuji: Nilainya Sampai Puluhan Juta
"Penghuni yang katanya nggak suka harusnya minta maaf juga dong," pendapat @s**m11*.
"Waduh, jangan-jangan ada antek Israel di sana," komentar @ri**k**nti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!